Arcandra Yakin Tahun Ini Lebih Banyak Lelang Blok Migas yang Laku

Wakil MEnteri ESDM, Arcandra Tahar.
Sumber :
  • Fikri Halim/VIVA.co.id

VIVA – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar mengungkapkan, pihaknya yakin investasi di sektor minyak dan gas bumi tahun ini lebih baik. Hal itu diyakini, akan terbukti dengan banyaknya jumlah lelang blok migas yang laku pada tahun ini.

img_title Gandeng Perusahaan Korsel, Patra Drilling Contractor Segera Kelola Unit Usaha Baru

Arcandra mengatakan, pada 2018, blok migas yang berhasil dilelang sebanyak sembilan wilayah kerja (WK) atau meningkat dibanding 2017, yang sebanyak lima blok migas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tahun ini, kita start dengan dua dulu. Kita masih optimis, insya Allah mendapatkan lebih tahun ini," kata Arcandra usai pengumuman lelang blok migas tahap I 2019 di kantornya, Jakarta, Selasa 7 Mei 2019.

img_title Hilirisasi Migas Bisa Dongkrak Ekonomi RI, Pemerintah Diharap Siapkan Regulasi Pendukung

Pada lelang blok migas tahap I 2019, Arcandra mengatakan, ada lima WK Migas Konvensional yang ditawarkan, yang terdiri dari tiga WK Eksplorasi, yakni Blok Anambas, Blok West Ganal, dan Blok West Kaimana. Lalu, ada dua WK Produksi, yaitu Blok Selat Panjang dan Blok West Kampar.

Pada pengumuman hasil lelang, hanya dua blok migas yang laku, alias disepakati, yaitu Blok Anambas dan Blok Selat Panjang. Arcandra mengatakan, blok migas yang belum laku akan di lelang ulang pada tahap selanjutnya.

img_title ESDM Umumkan 5 Pemenang Lelang Blok Migas Tahap II 2024, Ini Daftarnya

Untuk Blok West Kampar, dia mengatakan, sebenarnya sudah ada dua perusahaan yang mengajukan dokumen partisipasi, yaitu Starborn Energy Bontang Pte Ltd dan Nusa Development Sdb. Bhd.

"West Kampar membutuhkan waktu lebih untuk mengevaluasi, karena ini singkat waktu dua bulan ini maka membutuhkan lebih, kita akan tender ulang," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, untuk Blok West Kaimana, memang tidak ada peserta yang mengajukan dokumen partisipasi. Sedangkan Blok West Ganal, ada dua peserta, yakni Konsorsium PT Pertamina - ENI Indonesia Limited dan Neptune Energy Muara Bakau B.V.

Menurut Arcandra, pihaknya masih butuh waktu mendapatkan informasi yang lebih dari peserta lelang tersebut. "Tidak ada keberatan, cuma pemerintah ingin mendapatkan informasi yang lebih tentang komitmen pasti," kata dia.

Ilustrasi Pertamina percepat produksi migas

Sektor Migas Dorong Pemberdayaan Warga, Potensi Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi Berkelanjutan

Pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi migas diarahkan untuk mengembangkan potensi lokal, memperkuat kemandirian ekonomi dan menjaga lingkungan.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut