Sentimen Global Negatif, Intip Pemicu Rupiah Menguat Hari Ini

Rupiah Menguat
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menguat signifikan pada perdagangan Selasa, 21 September 2021. Rupiah bergerak di kisaran atas Rp14.220 per dolar AS pagi ini.

Di pasar spot, hingga pukul 09.45 WIB rupiah telah ditransaksikan di level Rp14.224 per dolar AS. Angka itu menguat 0,29 persen dari penutupan perdagangan hari sebelumnya di level Rp14.266 per dolar AS.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia terakhir berada di level Rp14.251 per dolar AS, menguat dari nilai tengah sebelumnya di level Rp14.233 per dolar AS.

Baca juga: Kontak Tembak dengan OPM Terjadi Lagi di Kwirok, Satu TNI Diduga Gugur

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi menjelaskan, pada dasarnya banyak sentimen negatif yang bisa menekan laju pergerakan rupiah sepanjang hari ini.

Faktor utama yang menjadi perhatian para pelaku pasar keuangan adalah potensi gagal bayar atau default Evergrande Group asal China yang telah memengaruhi sentimen investor di sektor properti pada perdagangan kemarin.

"China Evergrande menambah ketegangan ekstra pada suasana hati-hati, dengan investor bersiap untuk Federal Reserve untuk mengambil langkah lain menuju pengurangan minggu ini," paparnya dikutip dari analisisnya hari ini.

Di sisi lain, dia mengungkapkan, The Fed telah memberikan kesimpulan pada pertemuan dua hari dengan konsensus adalah bank sentral AS ini akan tetap dengan rencana pengurangan pembelian obligasi tahun ini.

Rupiah Melemah Tertekan Fed Tunda Pangkas Suku Bunga hingga Konflik Timteng Memanas

"Menunjukkan risiko kejutan hawkish atau pergeseran proyeksi untuk menunjukkan kenaikan segera pada 2022, yang keduanya dapat mendukung dolar," tegas Ibrahim.

Meski demikian, Ibrahim mengatakan, sentimen positif pelaku pasar keuangan ditopang oleh perbaikan yang terus menerus dari penanganan Pandemi COVID-19 di Indonesia.

Depok Jadi Kota Incaran Investor, Ini Buktinya

"Besar kemungkinan banyak terjadi penurunan level PPKM di sejumlah wilayah Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari penurunan sejumlah kasus yang dinilai signifikan," ungkap dia.

Pekerja menunjukkan uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta.

Rupiah Pagi Ini Loyo ke Rp 15.971 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot loyo pada perdagangan Senin, 20 Mei 2024. Rupiah tercatat melemah sebesar 16 poin atau 0,10 persen ke posisi Rp 15.971.

img_title
VIVA.co.id
20 Mei 2024