Purbaya Bertemu dengan Produsen Rokok Ilegal, Ini yang Dibahas

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • Antara.

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah bertemu dengan sejumlah pengusaha rokok ilegal beberapa waktu lalu. Pertemuan itu dilakukan untuk mendiskusikan rencana peralihan ke ekosistem legal.

img_title KPK Duga PT Djarum Tak Bayar Cukai Sejak 2010

Purbaya menjelaskan bahwa dalam pertemuan itu, ia mendengarkan timbal balik dari para pengusaha rokok ilegal, termasuk mengenai kekhawatiran dan kebutuhan yang bisa difasilitasi oleh pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sudah ketemu beberapa orangnya, tapi saya lupa tanggalnya. Saya tanya kekhawatiran mereka apa, maunya gimana, saya tanya,” kata Purbaya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 2 September 2026.

img_title Bukan Cuma Rokok, Tembakau Punya Potensi Jadi Bahan Baku Obat, Kosmetik hingga Bioenergi

Dia pun menjelaskan rencana penerapan layer baru dalam struktur tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok guna menarik peredaran rokok ilegal ke dalam ekosistem legal.

Bendahara negara memberikan kesempatan kepada para pengusaha tersebut untuk mengikuti skema yang disiapkan pemerintah. Namun, bila mereka menolak untuk menjalankan peraturan yang ditetapkan nantinya, Purbaya menyampaikan akan memberikan sanksi tegas.

img_title Soroti Rencana KMK Bahan Tambahan Rokok, Ahli Hukum: Butuh Indikator Tolok Ukur yang Jelas

“Saya kasih, kira-kira gini, saya akan coba buka layer baru rokok, cukai rokok. Anda masuk ke situ, Anda ikuti kesempatan yang diberikan pemerintah. Setelah itu, ya sudah, kalau nggak masuk juga, kami berantas habis. Jadi, ada fair game,” ujarnya menambahkan.

Sementara terkait rencana penerapan layer cukai baru, Purbaya menyebut akan mendiskusikannya bersama DPR usai pembahasan mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 rampung.

Sebelumnya, Menkeu Purbaya menyampaikan pihaknya menyiapkan alat pendeteksi pita cukai palsu guna mengoptimalkan pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal.

“Kami akan menerapkan teknologi baru, namanya track and trace, dari satu perusahaan kerja sama dengan PERURI. Nanti di situ cukainya nggak bisa dipalsu,” kata Purbaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Purbaya, teknologi itu menggunakan pemindai khusus yang bisa mendeteksi cukai palsu. Pemindai ini nantinya juga bisa digunakan melalui handphone, dengan fitur yang bisa mendeteksi asal peredaran rokok ilegal tersebut.

Purbaya berencana menaruh teknologi itu di sejumlah pabrik rokok besar. Teknologi track and trace ini akan terkoneksi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kemenkeu sehingga peredaran cukai palsu dapat dideteksi secara waktu nyata. Ke depan, permainannya seperti itu kami harapkan akan berkurang. Kalau bisa sih dihilangkan semua,” ujar Purbaya. (Ant)

Ilustrasi Gedung KPK

KPK Ungkap Modus Kasus Cukai PT Djarum, Ada Pengondisian Tidak Bayar Sesuai Angka yang Ditetapkan

KPK masih mendalami ada atau tidaknya pemberian sejumlah uang oleh PT Djarum kepada pihak-pihak di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut