Lukita Dinarsyah Tuwo

"Target Pertumbuhan 6,5 Persen Bisa Turun"

Lukita Dinarsyah Tuwo
Sumber :
  • VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis

Jadi dasar-dasar di Teknik Industri bisa masuk ke semua sektor?

img_title HMT ITB Minta Maaf, Klarifikasi Lagu 'Erika' yang Liriknya Bernuansa Mesum

Iya kan. Kalau kita lihat, memang sangat spesifik. Itu kita butuhkan juga karena kita butuh pengembangan inovasi di dalam konteks pembangunan yang lebih luas tadi. Saya melihat khusus untuk pengembangan itu profesi Teknik Industri ini bisa melihatnya secara luas langsung bagaimana bisa mengintegrasikan keahlian-keahlian tadi secara bersama-sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait isu aktual, apakah krisis global yang terjadi saat ini mengkhawatirkan Indonesia? Apalagi bila dibanding krisis ekonomi tahun 2008. Apakah saat ini lebih aman atau sebaliknya mengkhawatirkan?

img_title Ini Lagu 'Erika' dari Mahasiswa ITB yang Viral Gegara Liriknya Mesum

Krisis global sekarang sebetulnya terjadinya di negara-negara maju yang selama ini menjadi sumber permintaan ekonomi. Itu sisi yang mengkhawatirkan, China, India, sebagai negara emerging economy pun mereka pasarnya di sana. Tapi dari sisi domestik, kita belajar dari pengalaman krisis 1998 dan 2008. Ketika krisis 2008 kita sudah dalam posisinya lebih kuat kalau kita bandingkan dengan tahun 1998. Keuangan kita lebih kuat, yaitu membangun suatu sistem keuangan dan kita selalu berhati-hati didalam melakukan perencanaan.

Perencanaan keuangan, taruhlah kita krisis, yang selalu kita jaga debt to GDP ratio. Kalau kita lihat apa yang terjadi di -Amerika, Yunani. Kalau yang sekarang itu bukan pada lembaga finansial. Sedangkan yang kemarin krisis itu terjadi pada lembaga finansial, yaitu waktu tahun 2008. Sekarang yang mengkhawatirkan justru di tingkat pemerintah. Pemerintah ini mempunyai debt to GDP ratio yang tidak sesuai dengan kemampuan.

img_title Viral! Mahasiswa Tambang ITB Nyanyikan Lagu 'Erika', Liriknya Dinilai Mesum

Karena mereka mempunyai program-program  yang saya kira untuk masyarakat tetapi kemudian tidak umum yang bisa berdampak kepada finansial institutions, karena mereka membeli surat-surat berharga milik pemerintah. Nah kalau pemerintah ini nggak sanggup bayar, otomatis mereka akan kena, kolaps juga. Itu bedanya. Yang sekarang itu krisis pemerintahnya.

Nah kalau kita kembali bagaimana kondisi Indonesia, kita belajar lembaga keuangan kondisinya lebih aman. Kalau kita lihat CAR (capital adequacy ratio) dan sebagainya kita dalam kondisi lebih baik. Kemudian dari sisi pemerintah, dilihat dari makro ekonomi, kita dalam kondisi yang lebih baik, debt to GDP Ratio sekarang dibawah 25 persen. Sementara Yunani sampai 160 persen, Amerika di atas 100 persen, Negara-negara Eropa di atas 60 persen. Kita sekitar 24 persen. Kondisi makro ekonominya yang lain juga saya kira baik.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut