NASA Perlihatkan Proses Pembangunan Kapsul Penjelajah Bulan

Orion
Sumber :
  • Mike wall/Space.com

VIVA.co.id – Generasi terbaru pesawat antariksa pembawa manusia yang akan mengeksplorasi bulan, ditampilkan oleh Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) di Cape Canaveral, Florida. Pesawat yang berupa kapsul yang diberi nama Orion itu, rencananya akan diterbangkan pada 2018.

Bisa Dihuni Manusia, Ini 10 Fakta Stasiun Luar Angkasa ISS

Pihak NASA mengungkapkan, struktur terbesar pada kapsul Orion untuk pengujian terbang tanpa awak, yakni Eksploration Mission-1 (EM-1), hampir selesai dilakukan. Kemudian, para insiyur dan teknisi pun memastikan komponen lainnya sudah terpasang dengan aman.

Proses pembangunan kapsul Orion ini dilakukan di ruangan yang cukup besar di Neil Armstrong Operations and Checkout Building di Kennedy Space Center, NASA.

Stasiun Luar Angkasa AS-Rusia Masuk Dalam Ketegangan Geopolitik

"Ini adalah lingkungan yang sangat bersih. Kami perlu tempat yang bagus untuk mengerjakan wahana antariksa serta propulsi bahan bakar dan oksidasi," ujar Manager Produksi Operasi untuk Program Orion, NASA, Scott Wilson dilansir dari Space.com, Minggu, 11 September 2016.

Dijelaskan, kapsul Orion akan terus dibenahi oleh kru NASA sampai pada Maret 2018. Setelah itu, Orion dipersiapkan dengan disematkan EM-1 untuk penjadwalan lepas landas di sekitar Oktober atau November 2018.

Sampah China Diburu Amerika

Diinformasikan, EM-1 akan melangsungkan peluncuran perdananya dari Space Launch System (SLS), sebuah roket terbesar milik NASA untuk mengirim pesawat antariksa ke asteroid, Mars, dan tujuan jauh lainnya.

Kru NASA akan menguji EM-1 dan Orion dengan menerbangkan tanpa awak terlebih dahulu, sebelum nantinya akan dilakukan peluncuran bersama awak yang sebenarnya menuju ke Bulan.

"Kami benar-benar ingin Orion menjalankan beberapa langkah dan sistemnya dengan tanpa kru (saat pengujian) agar memastikan ?pesawat antariksa kita tempatkan dengan awak yang sesungguhnya di dalam," ungkap Wilson.

Sebelumnya, Orion pernah diterbangkan ke luar angkasa pada Desember 2014 lalu tanpa awak yang dikenal sebagai Exploration Flight Test-1 (EFT-1).
 

Astronot NASA yang akan ke Bulan.

NASA (Akan) Kembali ke Bulan Setelah 50 Tahun

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat, NASA, telah menunjuk empat astronot yang akan membawa umat manusia kembali ke Bulan setelah jeda 50 tahun.

img_title
VIVA.co.id
5 April 2023