Logo BBC

Miguel Rojas Berhasil Temukan Asteroid Berkat NASA

Asteroid.
Asteroid.
Sumber :
  • Jagran English

Miguel Rojas gemar membaca buku-buku mengenai fisika dan lubang hitam. Di usianya yang baru 13 tahun, dia senang mempelajari tata surya, galaksi, dan alam semesta.

Kegemarannya mempelajari astronomi membuat Miguel mampu menganalisis gambar spasial hingga dia menemukan asteroid baru, yang belum pernah dilihat orang lain sebelumnya.

Pada usianya yang masih sangat muda, Miguel mampu memahami hal-hal yang bagi orang lain terdengar seperti fiksi ilmiah.

Miguel merupakan murid sekolah menengah di ibu kota Negara Bagian Lara di wilayah barat Venezuela. Dia mengaku tidak memiliki mata pelajaran favorit di sekolah, meski menyukai matematika, biologi, bahasa, dan geografi.

Tetapi di antara semua cabang ilmu, Miguel memiliki ketertarikan luar biasa pada luar angkasa, sehingga dia bercita-cita menjadi seorang insinyur roket.

"Saya sudah tertarik dengan luar angkasa seumur hidup saya, bahkan sejak saya masih kecil," kata Miguel kepada BBC Mundo.

"Buku pertama yang saya miliki membuat saya ingin mempelajari lebih banyak hal tentang astronomi dan sains."

Buku yang dia maksud bukan lah buku seperti Harry Potter yang biasanya dibaca oleh anak-anak seusia Miguel. Dia memiliki koleksi seperti Atlas of Space -buku `paling mendasar` sekaligus buku pertama yang dia miliki-, buku-buku karya fisikawan Stephen Hawking, serta karya Kip Thorne.

Semua buku itu membahas persoalan kompleks yang membantu para ilmuwan memahami hukum alam semesta, misalnya, mengapa waktu melengkung? Apa itu lubang cacing? Apakah perjalanan lintas waktu memungkinkan?