Jangan Kaget, Hari Tanpa Bayangan Ganggu Sinyal Komunikasi

Menyaksikan Matahari Terbenam di Festival Glastonbury
Sumber :
  • REUTERS/Dylan Martinez

VIVA – Hari ini Matahari akan berada tepat di atas garis khatulistiwa. Fenomena ini jamak dinamakan dengan equinox, atau hari yang mana siang dan malam punya durasi yang sama, yakni 12 jam. 

Hal itu terjadi karena Matahari tepat di tengah-tengah Bumi, yakni di ekuator. Selama setahun, bidang edar Bumi miring 23,4 derajat terhadap bidang ekuator Bumi. Karenanya, Matahari tampak berada di belahan Bumi utara selama sekitar setengah tahun dan berada di atas belahan Bumi selatan pada setengah tahun sisanya. 

Matahari berada di atas ekuator terjadi dua kali setahun yakni 21 Maret dan 2 September. Karena Matahari berada tepat di atas ekuator, maka pada saat 21 Maret siang hari, akan terjadi momen Hari Tanpa Bayangan.

Fenomena ini memberi dampak bagi Bumi, yakni Matahari akan tambah terik, dan tanda mulainya perubahan musim di wilayah Indonesia. Namun ada dampak lainnya yang perlu diketahui dan tak perlu dikagetkan. 

Peneliti Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Rhorom Priyatikanto mengatakan, momen Matahari di equinox bisa berdampak pada sinyal telekomunikasi terutama yang berbasis satelit geostasioner. 

"Kalau kita pakai komunikasi berbasis satelit geostasioner, maka akan berpeluang mengalami gangguan yang disebut sun outage," jelas Rhohom kepada VIVA, Rabu 21 Maret 2018. 

Teknisi Telkom merepointing satelit di sebuah stasiun TV di Semarang, Jawa Tengah.

Dia menjelaskan, sun outgae terjadi saat Matahari berada dekat dengan arah satelit. Satelit komunikasi kebanyakan berada di orbit geostasioner dan berada di atas ekuator bakal mengalami gangguan tersebut, dua kali setahun yakni 21 Maret dan 23 September. 

BMKG: 7 Kabupaten/kota di Kepulauan Riau Mengalami Hari Tanpa Bayangan

"Sun outage berlangsung sekitar dan tidak lebih dari 30 menit," ujarnya. 

Bentuk komunikasi satelit geostasioner adalah VSAT atau ATM bank, TV kabel sampai telepon satelit. 

Kamu Bisa Awet Muda kalau Tinggal Tepat di Garis Khatulistiwa

Rhorom mengatakan, pelanggan satelit komunikasi tak perlu galau. Sebab gangguan itu akan berlangsung sebentar.  

"Ini tak mengkhawatirkan karena durasinya relatif singkat dan biasanya penyedia komunikasi telah memberikan notifikasi ke pengguna," tuturnya. 

Besok, NTB Mengalami Fenomena Hari Tanpa Bayangan

Hari Tanpa Bayangan ini, jelas Rhorom, tidak akan mengganggu komunikasi yang lain, misalnya komunikasi ponsel yang jamak dilakukan pengguna. 

"Matahari di equinox tak akan mengganggu sinyal HP karena alur komunikasi HP mengandalkan tower BTS yang ada di muka Bumi," kata dia. (ase)

Tugu Khatulistiwa, Pontianak, Kalimantan Barat.

Sebentar Lagi Matahari Akan Tepat di Garis Khatulistiwa

Saat fenomena hari tanpa bayangan terjadi, maka Matahari berada tepat berada sejajar di atas kepala manusia, atau lebih tepatnya di atas ekuator atau Garis Khatulistiwa.

img_title
VIVA.co.id
20 Maret 2024