Beda Tanda Tangan Elektronik dan Digital
- CryptoCurry
Kriptografi
Di sinilah, ia menjelaskan, yang menjadi pembeda. Marshall menyebut spektrum pembuktiannya sangat kuat, bahkan di hadapan pengadilan, karena menggunakan aplikasi facial recognition dan asymmetric cryptography.
![]()
"Intinya, tanda tangan digital itu satu dokumen Pdf lalu enkripsi pakai kunci privat. Ini tidak bisa diambil orang lain, karena enkripsi menempel di dokumen. Ibaratnya, kalau kita tanda tangan basah tintanya menempel di kertas," jelas dia.
Marshall secara tegas menjamin seluruh data di PrivyID aman. Hal itu karena dilindungi hardware security module (HSM), yaitu perangkat keras kriptografi yang setara military grade dengan sertifikasi FIPS Level III.
"Artinya, kalau peretas atau hacker berhasil menjebol sistem ini, baik physically maupun remote, maka secara otomatis akan 'menghancurkan diri sendiri' atau self-destruction," tegas Marshall.
Secara regulasi, startup lokal satu-satunya yang terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika serta pemegan ISO 27001 dari Jerman ini, sejalan dengan Pasal 52 PP 82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.
Di Indonesia, bisa dibilang, hampir tidak ada aplikasi yang serupa dengan PrivyID. Adapun di luar negeri sudah ada antara lain ID.me (didirikan oleh veteran AD AS bernama Blake Hall), DocuSign dan SignEasy (keduanya juga berasal dari San Francisco, AS).