Indonesia Dinobatkan sebagai Negara Paling Dermawan di Dunia

Ilustrasi dermawan.
Sumber :
  • U-Report

Aceh, VIVA – Indonesia kembali mencuri perhatian dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, laporan World Giving Index menempatkan Indonesia sebagai negara paling dermawan secara global. Predikat ini bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan budaya gotong royong yang masih hidup dan terus berkembang di tengah masyarakat.

img_title Syekh Abu Al Sebaa, Seorang Dermawan Penyedia Makan Gratis untuk Jemaah Umrah Meninggal Dunia

Dari kota hingga pelosok desa, kebiasaan berbagi kini tidak lagi terbatas pada situasi darurat. Masyarakat mulai melihat donasi sebagai bagian dari gaya hidup—sebuah cara untuk terlibat langsung dalam perubahan sosial, membantu sesama, sekaligus memperkuat solidaritas komunitas. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini juga didukung oleh perkembangan teknologi digital. Kini, siapa pun bisa berdonasi dengan lebih mudah, cepat, dan transparan. Platform digital menjadi jembatan yang mempertemukan niat baik masyarakat dengan kebutuhan nyata di lapangan—mulai dari bantuan pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.

img_title Terkuak! Kedermawanan Babe Cabita Diam-diam Beli Baju untuk Anak Panti Asuhan

Tren ini terlihat nyata dalam berbagai inisiatif sosial yang berkembang, termasuk program pemulihan pascabencana di sejumlah daerah seperti Aceh dan Sumatera. Bantuan yang terkumpul tidak hanya digunakan untuk kebutuhan darurat, tetapi juga diarahkan untuk pemulihan jangka panjang, seperti perbaikan infrastruktur desa, penyediaan air bersih, hingga pendampingan bagi masyarakat terdampak.

“Pengalaman mendampingi masyarakat pascabencana menunjukkan bahwa ketangguhan lahir dari kekuatan kolektif. Warga tidak hanya menunggu bantuan, tetapi bersama-sama mencari solusi untuk memulihkan sumber penghidupan mereka,” ujar Aria Widyanto, Chairman amartha.org, dalam keterangannya, dikutip Kamis 26 Maret 2026. 

img_title Inspiratif! Kedermawanan Abu Jaber Bagikan Ribuan Makanan Buka Puasa di Makkah Selama Bulan Ramadhan

Di salah satu wilayah di Kabupaten Agam, kolaborasi warga dan relawan berhasil menghidupkan kembali saluran irigasi yang sempat rusak akibat bencana. Dampaknya terasa nyata—ratusan warga kini bisa kembali menggarap sawah dan ladang mereka, membuka peluang bangkitnya ekonomi lokal dalam waktu relatif singkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dukungan yang datang tidak hanya membantu kebutuhan mendesak, tetapi juga membuat kami bisa kembali bertani dan melanjutkan hidup,” ujar Ira, salah satu warga penerima manfaat.

Di sisi lain, sejumlah platform donasi mulai hadir untuk memfasilitasi semangat ini secara lebih terstruktur. Salah satunya adalah Amartha Empower dari Amartha Financial, yang menjadi bagian dari upaya menghubungkan kontribusi publik dengan program pemberdayaan masyarakat desa.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut