Si Mungil Keranjingan Games
Selasa, 9 Agustus 2016 - 10:24 WIB
Sumber :
- Pixabay/Monikabaechler
"Game itu ada unsur edukatifnya juga. Game-game yang dirancang untuk edukasi itu kental sekali nilai edukasinya," ucap dia.
Orangtua memang harus memahami bahwa game atau permainan merupakan naluri anak-anak. Mereka cenderung lebih senang bermain daripada belajar. Karena itu, orangtua bisa memanfaatkan game edukasi untuk membantu anak menyukai pelajaran.
Dan saat ini sudah mulai dikembangkan digital sebagai media belajar, di mana game dikemas dengan mainan yang edukatif, misalnya matematika. Selain itu, ada game untuk memecahkan masalah, sehingga dapat mengembangkan kecerdasan anak.
Ajeng sepakat bahwa orangtua bisa memilihkan game yang tidak hanya sifatnya permainan tapi juga game yang sifatnya edukasi. Dengan demikian, anak bisa belajar banyak dari game tersebut. "Jadi pemilihan game yang tepat pada anak jadi hal yang krusial," katanya.
WHO Sebut Kecanduan Game Sebagai Penyakit Mental
Kecanduan game memiliki efek yang sama dengan kecanduan perjudian.
VIVA.co.id
19 Juni 2018