Desainer Indonesia Pamer Keragaman di New York Fashion Week

Koleksi Drama oleh Anniesa Hasibuan di NYFW 2017
Sumber :
  • instagram.com/anniesahasibuan

VIVA.co.id – Sebanyak 43 model menandatangani petisi menuntut lebih banyak keragaman sebelum New York Fashion Week (NYFW) 2017. Bahkan, satu halaman iklan yang sama muncul di New York Times.

Dan sepertinya, hal itu membuahkan hasil. Pekan mode New York yang sudah dihelat sejak 9-16 Februari dianggap sebagai sebuah langkah besar dalam arah yang benar.

NYFW berkomitmen melakukan perubahan nyata musim ini dalam beberapa cara. Misalnya desainer seperti Michael Kors dan Christian Siriano yang menghadirkan model bertubuh plus serta desainer Indonesia Anniesa Hasibuan yang memilih semua model imigran untuk memamerkan koleksinya di ajang mode prestisius itu. Dikutip dari Huffington Post, berikut ini 10 desainer yang menghadirkan keragaman dalam NYFW 2017.

Prabal Gurung

Show inklusif Gurung menampilkan model dengan tubuh berukuran plus seperti Candice Huffine dan Marquita Pring, selain model bertubuh ramping Bella Hadid. Beberapa koleksi yang dihadirkan juga mengandung protes politik. Misalnya, model mengenakan kaus dengan slogan-slogan bertuliskan "Our Minds. Our Bodies. Our Power" dan "This is what a feminist looks like".

Tome

Musim ini, Tome menggunakan jasa model dengan beragam ukuran, ras dan usia dalam fashion show-nya.

J.Crew

J.Crew juga menghadirkan model bertubuh plus, Sabina Karlsson dalam presentasi musim ini.

 

J.Crew Lookbook FW17 ????????#jcrew #jcrewnyfw #lookbook

A post shared by Sabina (@thesabinakarlsson) on

Christian Siriano

Melanjutkan jejaknya musim lalu, Siriano yang komitmen dengan keragaman, menghadrikan model bertubuh plus seperti Precious Lee, Marquita Pring dan Iskra Lawrence dalam show-nya, termasuk menampilkan kaus bertuliskan “People are People”.

Kanye West

Kanye West memberi kejutan dalam fashion show-nya bertema Yeezy Season 5 di New York Fashion Week tahun ini, dengan menghadirkan model berhijab, Halima Aden.

Michael Kors

Untuk kali pertama sejak meluncurkan lini fesyen pada tahun 1981, Kors baru menggunakan model bertubuh plus, Ashley Graham untuk memamerkan koleksinya di runway.

 

MICHAEL MICHAEL MICHAEL!!! Thank you for the opportunity and showing that beauty comes in many different forms!! #michaelkors #nyfw

A post shared by A S H L E Y G R A H A M (@theashleygraham) on

Tracy Reese

Rihanna Tampil Tanpa Bra di New York Fashion Week 2017

Tracy Reese memiliki komitmen tak tegoyahkan untuk menggunakan model dengan beragam ras dan ukuran tubuh musim ini. Dalam akunnya di Instagram, dia sempat menulis bahwa modelnya merepresentasikan keragaman ras, agama, dan gaya pribadi yang menunjukkan wanita tangguh.

Anak Cindy Crawford Jadi Perhatian di New York Fashion Week

Gypsy Sport

Gypsy Sport disebut-sebut beberapa orang sebagai desainer yang paling banyak menampilkan keragaman di runway NYFW 2017. Show-nya menghadirkan model dengan warna kulit beragam, transgender, dan beragam latar belakang serta tipe tubuh.

Dua Desainer Lokal Perkenalkan Tenun Nusantara di New York
 

Kabrina ???? Look 13 #GypsySport FW17 #nyfw #littytitty

A post shared by Gypsy Sport (@gypsysport) on

Chromat

Sejak awal, Chromat telah berkomitmen untuk memilih model beragam. Sebagai Ketua Designer Becca McCharen, dia mengatakan bahwa model yang dipakai mewakili sosok yang menginspirasi, seperti model transgender, kulit berwarna dan bertubuh plus. Beberapa model itu, yakni Denise Bidot, Iskra Lawrence dan Sabina Karlsson.

 

Fresh off the runway ???? #AW17Buoyancy shot by Philip Banks

A post shared by CHROMAT (@chromat) on

Anniesa Hasibuan

Untuk musim kedua secara berturut-turut, desainer asal Indonesia ini telah menghadirkan model dengan menggunakan busana muslim yang lengkap dengan hijabnya. Tahun ini, dia melakukannya lebih baik, dengan hanya memakai model imigran untuk berjalan di fashion show-nya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya