Riwayat Panjang Terciptanya Bra
- Pixabay/Meditations
VIVA.co.id – Bra menjadi salah satu kebutuhan dan pelengkap berbusana kaum Hawa. Saat ini, model pakaian dalam wanita tersebut bermacam-macam.
Tapi tahukah Anda asal usul bra sebelum semodern sekarang? Dikutip dari Mirror, asal asul bra dimulai dari Yunani Kuno. Saat itu, para wanita menggunakan sebuah kain dari bahan wol atau linen yang membungkus payudara mereka dan diikat atau disematkan ke punggung.
Sejak itu, beragam kain untuk menutup payudara mulai berkembang disesuaikan dengan bentuk tubuh, kebutuhan dan fesyen. Baru pada tahun 1889, lahirlah bra. Disebut dengan nama korset yang diciptakan oleh wanita Prancis bernama Herminie Cadolle, yang membagi korset menjadi dua bagian terpisah, atas dan bawah.
Kemudian, dia menambahkan tali pada bagian atas untuk mendukung bahu, sedangkan bagian bawah masih berfungsi sebagai korset untuk pinggang. Pada tahun 1905, korset bagian atas dijual secara terpisah dan dua tahun kemudian Vogue menggunakan kata bra untuk menyebutnya, dan kata itu pun ditambahkan ke dalam kamus Oxford pada tahun 1911.
Pada tahun 1914, bra modern diciptakan oleh warga Amerika bernama Mary Phelps Jacob dari sepasang saputangan dan pita sutra yang dikenakan di bawah gaun malamnya yang tipis. Penemuan itu menjadi awal mulanya bra diproduksi secara massal.
Namun pada tahun 1920-an, gadis muda mencari bra ketat untuk membuat dada mereka rata seperti anak-anak. Akibatnya, Marks and Spencer pada tahun 1926 meluncurkan bra pertama untuk memenuhi kebutuhan itu.
Dan pada tahun 1930-an, bra yang sama tidak lagi cocok untuk satu ukuran, sehingga diciptakan bra dengan cup A-D oleh S.H Camp and Company. Bra juga diciptakan dengan tali dan kait untuk mengakomodasi beragam ukuran.
Kemudian pada tahun 1943, seorang sutradara film bernama Howard Hughes merancang bra dari baja untuk Jane Russell yang dipakai dalam film The Outlaw. Bra ini dikenal dengan nama bra peluru dan diadopsi oleh aktris Hollywood seperti Lana Turner, Marilyn Monroe dan Jayne Mansfield.
Selama Perang Dunia II, dengan makin banyaknya wanita yang bekerja di pabrik-pabrik, mereka memilih menggunakan bra berbentuk peluru atau torpedo untuk memberikan perlindungan saat bekerja. Dan pada tahun 1950-an, bra kerucut atau peluru menjadi fashion statement. Label seperti Maidenform, Barlei, Triumph dan Marks and Spencer menciptakan bra yang empuk dan berbentuk kerucut untuk menopang payudara wanita.