Manfaat Daun Sirih Bagi Area Kewanitaan

Daun sirih
Sumber :
  • Pixabay/pexels

VIVA – Daun sirih sudah kita kenal sebagai tanaman warisan nenek moyang yang diyakini memiliki banyak manfaat. Secara turun temurun daun sirih digunakan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, misalnya bisa dikenali dalam tradisi nyirih atau nginang di beberapa daerah di Indonesia.

Apa Itu Penyakit ISPA? Sedang Banyak Diidap Anak-anak karena Polusi Udara

Tak hanya menjaga kesehatan gigi dan mulut, sirih juga digunakan untuk kebiasaan menyumbat hidung dengan daun sirih ketika mimisan dan kebiasaan menggunakan air rebusan daun sirih untuk menjaga kesehatan area kewanitaan.

Daun sirih.

VIDEO: Diet Sebabkan Kulit Kusam dan Rambut Rontok, Ini Penjelasannya

Menurut beberapa penelitian daun sirih terbukti memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi. Selain itu daun sirih juga memiliki sifat anti inflamasi dan anti bakteri. Cukup banyak obat-obatan yang menggunakan bahan alami dari daun sirih karena mampu mengatasi demam atau sakit tenggorokan. 

Namun di balik khasiat daun sirih ini masih banyak masyarakat yang salah dalam menggunakan daun sirih dalam menyembuhkan penyakit, salah satunya mencuci mata karena iritasi tidak dianjurkan menggunakan rendaman air daun sirih.

Bisa Bantu Kurangi Risiko COVID-19, Ini 3 Cara Dapatkan Vitamin D

Mengenal lebih dalam manfaat daun sirih, pakar gizi dr. Ida Gunawan, MS, SpGK akan mengupasnya tuntas dalam tayangan AYO HIDUP SEHAT di tvOne Kamis 15 Maret 2018.

Anak-anak Korban ISPA Berjatuhan di Riau

Dipandu host dr Haekal Anshari, M. Biomed (AAM) dan dr Reinita Arlin Puspita, tayangan tersebut juga mengupas tuntas topik menarik lain seputar Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bersama spesialis paru dan pernapasan dr. Dewi Puspitorini, Sp.P, MARS.

AYO HIDUP SEHAT juga dapat disaksikan live streaming pada pukul 13.00-14.00 WIB di sini.

Ilustrasi penyakit ISPA (infeksi saluran nafas akut).

Jumlah Penderita ISPA di Depok Melonjak 200 Persen, Capai 50.000 Pasien

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, menyebut jumlah penderita infeksi saluran nafas akut (ISPA) meningkat. Peningkatannya sebesar 100-200 persen dengan 50 ribu pasien.

img_title
VIVA.co.id
31 Agustus 2023