Rambut Rontok Tak Cuma Soal Penampilan, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Ilustrasi Rambut Rontok
Ilustrasi Rambut Rontok
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Rambut rontok merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi banyak orang bahkan dari berbagai belahan dunia. Menurut penelitian Europanel, kerontokan rambut dialami lebih dari 40 persen wanita dan lebih dari 50 persen pria. 

Banyak dialami, ternyata rambut rontok merupakan masalah serius yang tak disadari dampaknya oleh banyak orang. Menurut Nigel Hunt, seorang Psikolog senior di University of Nottingham kerontokan rambut dapat menyebabkan efek buruk bagi kesehatan psikologi seperti tidak percaya diri, tingkat kecemasan tinggi, bahkan depresi. 

Penyebab dari kerontokan rambut sendiri sangat beragam, mulai dari gangguan auto imun, kulit kepala yang tidak sehat, adanya penyakit sistemik, stres berlebihan, kebiasaan tidak sehat hingga lonjakan hormon karena berbagai sebab. 

Tentu saja, untuk mengatasinya, perlu diketahui penyebab mendasar dari kerontokan rambut. Faktanya 80 persen dari kerontokan rambut disebabkan oleh penyebab lokal pada rambut dan kulit kepala. 

Lidah Buaya

Dalam hal ini, pemilihan sampo yang tepat dapat sangat membantu, di antaranya sampo dengan bahan. Menurut Ardian Faisal Akbar, founder Kelaya, banyak bahan alami yang bisa digunakan pada rambut dan kulit kepala, seperti lidah buaya, minyak kemiri dan minyak kelapa. 

Ketiganya sejak zaman dahulu telah dipercaya mampu membantu menyuburkan rambut dan membantu mengatasi kebotakan. "Bahan alami yaitu minyak kemiri dan ekstrak aloe vera. Kedua bahan ini merupakan bahan warisan tradisional dari leluhur kita yang telah digunakan selama turun-temurun."