Cuci Hidung dengan Larutan Garam, Bahaya? Ini Kata Ahli

Ilustrasi virus corona COVID-19
Ilustrasi virus corona COVID-19
Sumber :
  • pixabay

VIVA – Segala cara dilakukan sejumlah masyarakat, untuk menangkal agar tidak terpapar COVID-19. Salah satunya dengan cara membasuh atau mencuci hidung dengan menggunakan air garam. Apakah itu, membahayakan kesehatan?.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Sumatera Utara, dr Aris Yudhariansyah menjelaskan, pintu masuk virus Corona ke dalam tubuh bukan hanya dari hidung. 

"Itu hanya upaya-upaya paling tidak hanya menyelamatkan salah satu pintu saja. Untuk efektifitasnya juga gak bisa kita yakini bahwa itu bisa menolak virus untuk masuk masuk ke situ. Itu hanya salah satu upaya membersihkan salah satu pintu masuk virus ke tubuh manusia," ucap Aris kepada wartawan di Medan, Jumat 20 Agustus 2021.

Mencuci, membasuh ataupun membilas hidung dengan air garam atau larutan natrium klorida merupakan cara lama untuk mengobati penyakit hidung seperti sinusitis, rhinitis, infeksi saluran pernafasan atas. 

Cara itu efektif untuk mengatasi hidung tersumbat dan alergi lantaran air garam bisa membersihkan alergen, lendir, yang dapat melembabkan selaput lendir.

Aris yang juga menjabat sebagai Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19 Sumut, mengungkapkan faktor orang terpapar COVID-19 melalui saluran pernafasan saja, yakni hidung. Tapi, bisa masuk lewat mata dan hidung.

"Tapi patut dicatat adalah pintu masuk itu bukan hanya dari hidung bisa dari mata bisa dari mulut," ucap Aris.