Rasakan Gejala Ini di Perut, Waspada Kolesterol Tinggi

Ilustrasi Kolesterol
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Tubuh membutuhkan beberapa kolesterol untuk membuat hormon, vitamin D, dan cairan pencernaan. Kolesterol juga membantu organ kita agar berfungsi dengan baik. Namun, memiliki terlalu banyak kolesterol LDL (jahat) bisa menjadi masalah.

img_title Merasa Sehat tapi Tiba-tiba Kena Serangan Jantung, Dokter Ungkap Penyebabnya

Kolesterol LDL tinggi dari waktu ke waktu dapat merusak arteri, yang berkontribusi pada penyakit jantung dan meningkatkan risiko stroke. Gejala yang dirasakan di perut, juga bisa menunjukkan tingkat tinggi kolesterol yang berbahaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Organ hati mengeluarkan kolesterol yang biasanya dilarutkan oleh empedu. Tetapi, jika seseorang menghasilkan kolesterol berlebihan, empedu mungkin tidak dapat memecah semuanya dan akhirnya batu dapat terbentuk.

img_title Jika Dikonsumsi Pagi Hari untuk Sarapan, Makanan Ini Ternyata Bisa Bantu Turunkan Kolesterol

Terlalu banyak bilirubin yang diproduksi oleh hati juga bisa menyebabkan batu empedu. Menurut Healthline, sakit perut mendadak merupakan gejala batu empedu.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal BMJ, batu empedu kolesterol dianalisis lebih lanjut. Studi tersebut mencatat, batu empedu adalah masalah kesehatan utama masyarakat di semua negara maju.

img_title 4 Buah yang Bisa Membantu Menjaga Kesehatan Jantung, Tekanan Darah dan Kolesterol

"Banyak studi epidemiologi telah dilakukan dengan tujuan untuk menetapkan prevalensi dan tingkat kejadian batu empedu, dan untuk menentukan faktor risiko yang dapat dilakukan pencegahan. Batu empedu kolesterol diderita lebih dari 80 persen di dunia Barat," kata studi tersebut, dilansir dari laman Express, Senin 21 Februari 2022.

Studi tersebut menemukan tiga jenis kelainan yang bertanggung jawab untuk pembentukan batu empedu kolesterol. Yang pertama adalah supersaturasi empedu dalam kolesterol. Kelainan kedua adalah peningkatan nukleasi kristal kolesterol.

"Mucin dan turunannya, protein utama, bertindak sebagai molekul matriks untuk menahan agregat kristal kolesterol bersama untuk membentuk batu," ujar mereka.

Gejala kolesterol tinggi.

Photo :
  • U-Report

"Juga harus ada waktu yang cukup untuk terjadinya nukleasi, agar kristal terbentuk dan tumbuh menjadi mikrolit, dan bagi mikrolit untuk beragregasi membentuk batu empedu, maka statis kandung empedu merupakan faktor yang berkontribusi terhadap pembentukan batu empedu," tutur mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat puasa semalaman, kantong empedu tidak kosong sehingga terjadi penyimpanan berjam-jam pada semua individu. Menurut studi tersebut, seharusnya jumlah dari ketiga faktor ini yang menentukan kapan batu empedu terbentuk.

Untungnya mengubah apa yang kita makan, menjadi lebih aktif secara fisik, dan berhenti merokok, dapat membantu mengembalikan kolesterol ke tingkat yang lebih sehat.

Kol goreng

Menkes Budi Peringatkan Bahaya Kol Goreng, Singgung Risiko Kanker dan Kolesterol

Kol goreng menjadi salah satu pelengkap favorit saat menyantap ayam atau lele penyet. Rasanya yang gurih dengan tekstur renyah membuat banyak orang suka.

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut