Awas, Makan Gado-gado Belum Tentu Sehat

Gado-gado
Sumber :
  • Wikipedia

VIVA – Banyak orang kerap salah kaprah terkait kebutuhan gizi dan menganggap lemak menjadi biang kerok peningkatan berat badan. Tak heran, ketika makanan tertentu diberi label 'rendah lemak', membuat orang memburunya karena dianggap lebih sehat. Bagaimana faktanya?

img_title Menkes Budi Peringatkan Bahaya Kol Goreng, Singgung Risiko Kanker dan Kolesterol

Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Feni Nugraha Mars, Mgz, SpG, menuturkan bahwa banyak makanan kerap diberi label rendah lemak dan dipilih untuk dikonsumsi agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan serta berat badan meningkat. Akan tetapi, makanan rendah lemak justru bisa mengandung sumber nutrisi yang kurang baik lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"(Makanan rendah lemak) banyak orang anggap itu sehat. Padahal, tergantung apa yang dikonsumsi. Sebagian makanan rendah lemak mengandung tinggi gula. Mungkin tambah tepung-tepungan dan kalori," jelas dokter Feni dalam acara Hidup Sehat tvOne, Kamis 9 Juni 2022.

img_title Jika Dikonsumsi Pagi Hari untuk Sarapan, Makanan Ini Ternyata Bisa Bantu Turunkan Kolesterol

Sama halnya seperti anggapan bahwa gado-gado lebih sehat dibanding makanan lain. Menurut Feni, isi gado-gado memang mencakup beragam sayur mayur beraneka warna yang menarik. Akan tetapi, patut waspadai siraman saus kacangnya.

"Gado-gado sangat sehat karena sayuran beragam ada serat dan antioksidan. Hati-hati tambahan bumbu. Sausnya kombinasi kacang gula. Kalau berlebihan, sama aja tidak terlalu sehat. Bumbunya dipisah mungkin ya biar aman," imbuhnya.

img_title 4 Buah yang Bisa Membantu Menjaga Kesehatan Jantung, Tekanan Darah dan Kolesterol

Agar lebih aman, dokter Feni memberi saran dengan memilih makanan sehat dengan harga terjangkau seperti ikan kembung yang bergizi tinggi. Dianjurkan pilih cara mengolah selain digoreng, seperti dipepes atau dikukus.

Gado-gado Bonbin

Photo :
  • Instagram @aaronhandajani

"Berbagai macam ikan tinggi omega 3. Nggak harus ikan mahal. Ikan kembung gizinya tinggi," jelasnya.

Terakhir, dokter Feni menganjurkan agar selalu menjalani pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan disertai pengolahan yang tepat. Tak lupa, selalu membaca tabel kandungan nutrisi di tiap makanan kemasan yang akan dibeli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harus perhatikan jumlah kalori. Kandungan zat gizinya, jenis makanan apa yang dimakan. Cara mudah dengan baca tabel nutrisi. Makanan  sehat nggak selalu mahal. Bisa murah meriah tapi bergizi tinggi," pungkasnya.

Ilustrasi kolesterol .

Kolesterol Tinggi Gak Cuma Menyerang Lansia, Ini yang Perlu Diwaspadai

Kolesterol tinggi kerap dikaitkan dengan kelompok usia lanjut. Padahal, kondisi ini juga dapat dialami oleh orang berusia produktif, terutama mereka yang memiliki pola

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut