Rahasia ASI Berlimpah Presenter Medina Kamil

Medina Kamil
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Rintan Puspitasari

VIVA.co.id – Bagi para pecinta kegiatan outdoor, nama presenter cantik salah satu acara petualang di sebuah televisi swasta Indonesia, Medina Kamil tentu sudah tidak asing lagi.

Lama tidak nampak dalam acara petualang, dan sempat membuat patah hati banyak pria setelah menikah dengan Deska Anugerah pada April 2015 silam, Medina ternyata masih sibuk dengan peran barunya sebagai ibu dari puteri kecilnya.

Ditemui usai mengikuti pijat bayi massal di kawasan Panglima Polim, presenter 34 tahun ini berbagi cerita kesibukannya sebagai ibu baru, hingga rela belajar memijat bayi.

"Kemarin syuting terakhir sempat ke Ujung Kulon, tapi karena masih ASI eksklusif jadi ya dibawa anaknya. Kalau liburan kemarin terakhir ke Bali dan Yogyakarta sama anak. Karena saya kan tidak pakai baby sitter, dan sering bepergian, jadi dibiasakan saja biar tidak rewel," katanya pada VIVA.co.id.

Soal kedatangannya dalam acara Pijat Bayi Massal di Panglima Polim, Medina memberikan pendapatnya sendiri. "Datang ke sini untuk belajar memijat bayi, selama ini hanya lihat contoh di YouTube. Kalau di sini bisa lihat aslinya."

Setelah memperhatikan cara memijat, ia pun tahu, bagaimana cara memijat yang benar. "Ternyata pijat tidak sekedar pijat, tapi bagaimana interaksi ibu dengan bayi, relationship dengan bayi, jadi bisa lebih dekat dengan  bayi, karena kan saat memijat juga harus interaksi, bercanda, saling menatap, sambil nyanyi juga, relationship semakin baik antara ibu dan anak," ujarnya menambahkan.

Mengaku sempat bermasalah dengan ASI yang tidak lancar, wanita cantik ini menjadi lebih berpengalaman seiring berjalannya waktu.

"Awal sempat bermasalah dengan ASI, kurang lancar, sempat bengkak, katanya karena bayinya kurang maksimal saat nyedot, jadinya ketimbun. Tapi setelah tahu caranya, bayinya juga pintar, jadi tidak ada masalah sekarang," ujarnya menjelaskan.

Tips Jaga Keselamatan Anak Saat Tinggal di Apartemen

Medina yang pada Ramadan tahun ini tidak menjalani puasa karena masih ASI eksklusif untuk puteri kecilnya yang masih berusia  empat bulan, juga berbagi tips agar ASI melimpah.

"Makan protein tinggi agar ASI banyak, intinya agar banyak ASI bukan berarti banyak makan, tapi sekali makan gizinya mencukupi. Daging merah ya utamanya agar produksi meningkat, telur, susu almond. Dan yang pasti kalau ibunya happy itu booster ASI."

Usia 1 Tahun, Balita Ini Alami Pubertas Dini
Ibu dan anak.

Perasaan Ibu pada Anaknya Ketika Berangkat Kerja

Ibu yang bekerja akan merasa khawatir.

img_title
VIVA.co.id
14 Juni 2016