Dukungan yang Dibutuhkan Pasien Penderita Kanker

Ilustrasi peduli terhadap kanker.
Sumber :
  • REUTERS/Jumana El Heloueh

VIVA.co.id – Dalam setiap keluarga pasti akan mengalami perubahan, baik itu yang dikehendaki ataupun tidak. Saat salah satu anggota keluarga didiagnosis menderita kanker, ini menjadi salah satu perubahan yang tidak dikehendaki dan cara menghadapinya pun berbeda dengan perubahan yang dikehendaki.

img_title Kemenkes Catat BPJS Keluarkan Dana Rp5,9 Triliun untuk Pengobatan Kanker

"Perubahan yang dikehendaki contohnya mengubah gaya rambut menjadi pendek. Walaupun reaksi orang berbeda-beda, tapi karena ini dikehendaki jadi tidak akan masalah. Tapi perubahan yang tidak dikehendaki misalnya anak didiagnosis kanker, ini adalah perubahan luar biasa dan orangtua yang menerima kabar ini pasti ada reaksi fisik," ujar psikolog keluarga Ita D. Azly saat acara temu media dengan Yayasan Pita Kuning di Jakarta, Kamis, 8 Desember 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika mengalami perubahan yang tidak dikehendaki ini, Ita menjelaskan, biasanya akan ada reaksi emosi yang luar biasa. Yang pertama adalah shock dan denial atau menyangkal. Kemudian marah, cemas, takut, dan bingung.

img_title Teknologi Baru di Mandaya Royal Hospital, Mengurangi Beban Pasien Kanker

Selain itu, menghadapi fakta hidup yang tidak bisa dihindari ini, ditambah dengan kondisi anak yang fluktuatif, bisa memicu frustrasi pada orangtua. Stres yang luar biasa hingga menyebabkan depresi.

Bahkan tidak sedikit kasus terjadi, situasi pada anak bisa juga memengaruhi perkawinan orangtua.

img_title Teranostik Digital, Terobosan dalam Penanganan Kanker di Indonesia

"Kalau orangtuanya punya masalah antarpribadi, bagaimana mereka mendampingi anak yang menderita kanker. Bagaimanapun orangtua perlu saling bahu membahu mendampingi anak," ujar Ita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Orangtua, lanjut Ita, juga harus memiliki coping skills atau kemampuan menghadapi secara bersama-sama. Orangtua juga harus tahu strategi yang tepat dan efektif membangun kekompakan, sehingga anak tetap bisa merasakan kasih sayang kedua orangtuanya.

Ilustrasi sel kanker.

Ilustrasi obat kanker

Rusia Klaim Obat Radiopharmasi 'Rakurs' Buatannya Ampuh Obati Kanker

Obat radiopharmasi baru Rusia untuk pengobatan kanker, “Rakurs” (223Ra), menunjukkan tingkat efektivitas yang tinggi pada pasien

img_title
VIVA.co.id
22 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut