Lima Cara Jitu Kikis Lemak di Perut
- Pixabay
VIVA.co.id – Banyak orang ingin memiliki perut rata dan jauh dari tumpukan lemak. Tapi, sayangnya sejumlah studi membuktikan bahwa hampir tidak mungkin untuk menargetkan menghilangkan lemak dari area spesifik.
Meski studi di tahun 2007 menemukan bahwa pengurangan sedikit lemak di lengan bisa dilakukan pada pria, tapi bagi sebagian besar orang, menurunkan lemak perut harus juga dengan menurunkan presentasi lemak tubuh keseluruhan.
Apalagi setiap orang mengalami perubahan berat badan berbeda-beda tergantung dari genetik dan komposisi tubuhnya.
Namun, jika Anda ingin berhasil menurunkan lemak dengan cara yang sehat dan berkelanjutan, perut buncit Anda juga pada akhirnya mulai menciut, tidak peduli bagaimanapun gen Anda.
Di luar motto 'banyak bergerak, kurangi makan', berikut lima cara efektif yang bisa mengubah ukuran perut Anda dan di sekitarnya seperti dilansir laman The Independent.
Waktu makan dengan penuh kesadaran
Sebuah studi dari Portugis menemukan, bahwa makan tanpa gangguan layar ponsel dan peralatan elektronik lainnya dapat membantu seseorang menurunkan berat badan.
Terdapat banyak studi yang terus bermunculan yang membuktikan bahwa makan di depan televisi bisa membuat Anda bertambah gemuk karena orang makan karena kebosanan dan kemudian lupa apa yang mereka makan.
Sadarilah apa yang Anda makan dan bagaimana Anda memakannya. Idealnya, makanlah di ruang makan dengan ponsel yang disingkirkan, dan Anda pun akan makan lebih lambat dan merasa cepat kenyang.
Konsumsi serat larut
Alpukat, kecambah brussel, blackberry, dan flaxseed merupakan sumber yang baik untuk serat larut, yang bisa menyerap air di dalam tubuh dan membentuk gel untuk membantu meredakan pencernaan.
Penelitian baru-baru ini menunjukkan, bahwa mengonsumsi rutin jenis serat ini bisa membantu menurunkan berat badan karena orang merasa lebih kenyang dan karenanya tidak akan menginginkan makanan manis saat menuju petang.
Sementara studi selama lima tahun pada 1.000 orang dewasa menemukan bahwa setiap 10 gram peningkatan konsumsi serat larut, lemak perut mereka menurunkan hingga 3,7 persen.
Kurangi tingkat stres
Stres menyebabkan kelenjar adrenal memproduksi kortisol di dalam tubuh. Sering disebut sebagai 'hormon stres', memiliki kadar kortisol yang tinggi diketahui dapat meningkatkan lemak perut yang diakibatkan peningkatkan nafsu makan. Hal ini mengakibatkan penumpukan lemak di bagian perut.