Daftar 10 Kuliner Khas Semarang Wajib Coba
- VIVA.co.id/Dwi Royanto
Tetapi masih ada pilihan lain seperti perkedel, tahu dan tempe. Ada juga satai ayam, yang isinya daging. Sisakan kulit dan jeroannya, jika ingin disiplin dengan gaya hidup sehat Anda. Secara keseluruhan rasa soto ini menjadi unik karena taburan bawang putih gorengnya, yang memberi nuansa gurih. Silahkan mampir ke Jalan Brigjen Katamso No. 1, Semarang.
Nasi gandul
Asal usul makanan ini sebetulnya dari Pati, kira-kira 70 kilometer dari Kota Semarang. Tetapi, nasi gandul yang satu ini sudah sangat tersohor di Semarang sebagai salah satu makanan yang selalu ditemui di acara-acara hajatan. Nasi yang disiram kuah bening coklat bersantan encer berisi potongan daging sapi dan jeroan memberikan rasa manis gurih. Disantapnya bersama gorengan tempe, sambal dan jeruk nipis. Kuahnya lebih mirip semur namun tidak pekat.
Asal kata ‘gandul’ didapat dari kebiasaan penjual nasi yang menjajakan dagangannya dengan menggantung (gandul) kualinya saat berkeliling. Lengkap sudah pengalaman wisata kuliner tradisional, karena nasi ini disajikan di pincuk dan dimakan dengan sendok daun pisang. Kalau ingin mencoba, silahkan mampir ke Jalan Dr. Tjipto 12A.
Tahu pong
Yang membuat khas tahu ini adalah cara memakannya yang dicocol sambel kecap dengan bumbu petis. Tahu pong tidak dimakan sendiri melainkan dengan gimbal udang atau semacam bakwan dengan tepung tebal dan telur rebus yang digoreng. Makanan ringan ini harus dimakan saat panas. Yang mau coba silahkan datang ke Jalan Gajahmada dekat gereja Bethel.
Tahu gimbal
Mirip seperti tahu pong, bedanya tahu gimbal ini disiram dengan saus kacang dan petis. Dinamakan gimbal karena memang isi makanan ini adalah gimbal udang, tauge, ceplok telor, irisan kol dan lontong. Keunikannya bisa dilihat saat penjual menyiapkan sajian ini, dimana tahu dan gimbal biasanya digunting. Menarik bukan? Silahkan datang ke tahu gimbal yang terkenal enaknya di  Jalan Plampitan. Dapat juga ditemui di sekitar Simpang Lima atau Jalan Taman Menteri Supeno No 1, Semarang.
Nasi Kucing Pak Cik
Satu lagi kuliner Semarang yang legendaris. Yang satu ini bahkan telah ada sejak 50 tahun lalu, yakni Nasi Kucing Pak Gik. Bagi yang masuk Semarang saat tengah malam, nasi kucing ini menjadi tujuan yang tepat karena biasanya beroperasi dari pukul 23.00 sampai jam 3.00 WIB. Warung nasi ini ada di Jalan Wotgandul, tepatnya di sebelah kali Semarang.