SOROT 490

Kehilangan Membuatnya Semakin Kuat

Aksi Diam Kamisan : Sumarsih
Sumber :
  • VIVA/Tri Saputro

Yati mengaku belajar banyak hal dari Sumarsih. "Dari beliau juga aku belajar banyak bagaimana kegigihan, kesabaran, ketelatenan dalam melakukan upaya-upaya dia melawan lupa, khususnya upaya dia melakukan lobi-lobi ke berbagai lembaga atau institusi negara. Jadi buat aku, dia juga adalah orang yang menginspirasi dan juga sebagai orang yang memberikan semangat juga pada generasiku yang bergabung ke Kontras setelah peristiwa-peristiwa yang terjadi," ujarnya menjelaskan.

img_title Pertama Kali, Jokowi Akan Terima Aksi Kamisan

Bahkan menurut Yati, Sumarsih adalah salah satu kunci dari ketangguhan para korban. Sumarsih juga sudah menjadi simbol tidak hanya untuk kasus Semanggi I saja, tapi juga kasus-kasus pelanggaran HAM berat yang terjadi di masa Orde Baru dan menjelang reformasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan yang penting sekali dari Ibu Sumarsih juga menurutku adalah kemampuan dia melintas waktu, melintasi generasi dalam melakukan upaya-upaya penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu. Dengan usia yang relatif cukup lanjut, dia masih bisa melakukan komunikasi dengan anak-anak muda, lintas isu, lintas generasi, lintas sektor dan itu menurut saya sangat strategis sekali. Dan kemampuan itu sudah melampui dari seorang survival, tapi dia sudah menjadi seorang pembela HAM," ujar Yati.

img_title Kamis Putih Haru saat Pastor Basuh Kaki Narapidana

Yati mengakui, sangat banyak yang telah dilakukan oleh Sumarsih. Tak hanya aktif melakukan lobi ke berbagai institusi, rutin melakukan aksi dan audiensi, namun Sumarsih juga sangat cermat dalam melakukan dokumentasi dan membuat arsip. Sumarsih juga berusaha menyambungkan dan menyinergikan gerakan HAM dengan berbagai latar belakang isu.

"Ia juga mampu beradaptasi dengan kelompok anak muda dari berbagai latar belakang, bahkan tetap aktif dengan kelompok gereja dan meditasi. Ia juga mampu menjaga hubungan baik dengan tokoh-tokoh. Dia bukan lagi korban yang 'butuh pendampingan,' tapi dia sudah menjadi penyintas yang banyak memberikan inspirasi-inspirasi buat aktivis pembela ham lainnya untuk bisa konsisten," tutur Yati.

img_title Peduli HAM, Glenn Fredly Hadiri Aksi Kamisan

Hal yang paling menyentuh buat Yati adalah pengarsipan yang dilakukan Sumarsih bukan lagi hanya berupa dokumen, foto atau pemberitaan tentang Wawan dan aksi yang mereka lakukan. Namun Sumarsih tetap menjaga meja makan keluarga mereka tetap seperti saat Wawan masih ada, di mana keluarga tersebut selalu duduk berempat untuk makan bersama dan bercerita setiap malam.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut