Anak Maluku Gemparkan Piala Dunia

Isaak Pattiwael
Isaak Pattiwael
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA – "Krek," pintu suatu unit apartemen di kawasan Thamrin Jakarta itu saya buka. Di pojok ruang utama, duduk seorang pria tua yang sedang bermain dengan cucunya.

"Pak, ini tim VIVA yang ingin wawancara," begitu kata seorang anak dari pria tua tersebut. Saya pun memperkenalkan diri dan menjelaskan maksud kedatangan. Dengan senyum, pria tua itu terlihat begitu antusias dalam menjelaskan apa yang ingin saya dengar.

Namanya Yohannes Pattiwael. Usianya sudah menginjak kepala tujuh, namun ingatannya masih tajam. Apalagi menyangkut soal kenangan manis yang pernah diukir ayahnya, Isaak Pattiwael.

Dengan rinci, Yohanes mengungkap kehebatan Pattiwael dan kawan-kawan seangkatannya sebagai pesepakbola. Bahkan, mereka sudah pernah berkipah di Piala Dunia 1938. Sayang, dulu belum bisa disebut tim nasional Indonesia karena saat itu masih dalam jajahan Belanda. Nama kesebelasan mereka masih “Hindia Belanda.”  

"Ayah saya adalah pemain Timnas Hindia Belanda dan sempat berlaga di Piala Dunia 1938. Indonesia belum ada saat itu," kata Yohannes kepada VIVA.

Sebagai putra sulung Pattiwael, terasa jelas rasa bangga Yohannes akan kiprah ayahnya sebagai pesepakbola. Tak heran bila Yohannes bersemangat menjelaskan panjang lebar prestasi ayahnya beserta teman-teman satu tim di pentas sepakbola dunia pada masa itu.

Bagi Yohannes, sosok Pattiwael memang menjadi salah satu pemain spesial di Timnas Hindia Belanda. Bersama Tan Hong Djien, Pattiwael adalah andalan di lini depan Timnas Hindia Belanda pada Piala Dunia 1938.