SOROT 509

Petaka di Perairan Indonesia

KM Lestari Maju kandas
Sumber :
  • Facebook @Gabriel Steven

Sementara bagi Siswanto, hal utama yang wajib dilakukan untuk menekan angka kecelakaan di perairan adalah merapikan tata kelolanya. Menurutnya, akan lebih rapi jika semua ditarik ke pusat. Ia juga mengusulkan agar pemerintah memberi subsidi agar ada peremajaan kapal. "Tol laut saja bisa disubsidi, masa yang angkut ratusan ribu orang engga disubsidi?" ujarnya mempersoalkan. 

img_title BTN dan Pemkab Samosir Teken MoU Kembangkan Pariwisata, UMKM, dan Layanan Publik di Danau Toba

Siswanto juga mengusulkan dilakukannya gerakan masif untuk keselamatan pelayaran. Dan hal itu harus dilakukan secara konsisten, bukan hanya ketika terjadi kecelakaan. Ia menganalogikan ketika pemerintah mengampanyekan penggunaan helm untuk keselamatan, butuh waktu lebih dari tiga tahun hingga akhirnya publik melakukan dengan kesadaran. Ia mengaku tak bisa menyalahkan masyarakat, apalagi yang berada di pulau-pulau kecil. Karena bagi mereka, hanya itu kapal yang mereka punya, dan kadang hanya ada satu kali dalam seminggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, ABK kapal yang celaka ini juga kebanyakan ABK kelas 3, bukan kelas 2. Mereka adalah ABK yang memiliki kemampuan berlayar karena belajar dari alam. Karena ABK yang alumni sekolah pelayaran tak akan mau karena gajinya tak setara. Bagi Siswanto, saat ini hanya perlu ketegasan, siapa yang  mau mengawasi angkutan pelayaran ini. "Kita bisa meremajakan bajaj dan angkot tapi kenapa kapal tidak bisa?" (mus)

img_title Purbaya Alokasikan Rp 200 Juta untuk Dana Riset Produksi Ikan di Danau Toba, Ini Tujuannya

Baca juga

Para Penyelamat di Pusaran Tragedi

img_title Kaldera Toba Kembali dapat Kartu Hijau UNESCO, Gubernur Bobby Nasution Ajak Terus Jaga Bersama

Deretan Kasus Kecelakaan di Perairan Indonesia

Danau Toba

Gunung Toba Pernah Meletus Dahsyat, Disebut Hampir Memusnahkan Manusia Purba

Tahukah kamu, Gunung Toba pernah mengalami letusan eksplosif terbesar dalam sejarah manusia? Letusan dahsyat ini terjadi sekitar 74.000 tahun lalu. Baca selengkapnya

img_title
VIVA.co.id
13 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut