SOROT 521

Misteri Tsunami Indonesia

Sebuah kursi berada diantara bangunan yang ambruk dampak gempa dan tsunami di kawasan Pantai Taipa, Palu Utara, Sulawesi Tengah
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Tsunami Aceh

img_title Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Tsunami Aceh

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika di peringkat, tsunami paling dahsyat selain Tsunami Aceh yakni Tsunami Flores pada 12 Desember 1992 yang menelan korban jiwa dan meninggal 2400 orang, tsunami 1973 (1.500 korban jiwa dan hilang), tsunami 1991 (1.022 korban jiwa dan luka-luka), Tsunami Pangandaran pada 17 Juli 2006 dan dua tsunami lainnya (683 korban jiwa dan hilang), Tsunami NTB, Bali, Lombok dan Sumbawa pada 1979 (539 korban jiwa dan hilang), Tsunami Mentawai pada 25 Oktober 2010 (503 korban jiwa dan hilang). Selanjutnya Tsunami 1977 (472 korban jiwa dan hilang), tsunami 1907 (400 korban jiwa dan hilang). 

img_title Israel Dihantam 'Tsunami'

Hamzah Latief dkk, dikutip dari Mengelola Resiko Bencana di Negara Maritim Indonesia yang diterbitkan Majelis Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) menuliskan, selama kurun waktu 1600-2000 terdapat 105 kejadian tsunami yang 90 persen di antaranya disebabkan oleh gempa tektonik, sembilan persen oleh letusan gunung berapi dan satu persen oleh tanah longsor. 

Data ahli seismologi Institut Teknologi Bandung, Nanag T Puspito, berdasarkan mekanisme sumber tersebut, 75 persen kejadian tsunami disebabkan oleh gempa bumi karena sumber gempanya berupa sesar naik, 20 persen karena sesar geser, dan 5 persen karena sesar normal.

img_title Relawan Asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Salurkan Bantuan Gempa NTT, Jenazah Dievakuasi Basarnas

Selain itu, data Nanang menunjukkan, 86 persen kejadian tsunami diakibatkan oleh gempa bumi pada kedalaman kurang 60 Km dengan perincian 46 persen pada kedalaman 20-40 km, 24 persen pada kedalaman 0-20 Km dan 16 persen pada kedalaman 41-60 Km, 9 persen kejadian tsunami pada kedalaman gempa bumi 60-80 Km dan 5 persen pada kedalaman 81-100 Km.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tsunami di Indonesia sudah dikaji, dipetakan dan dikupas mendalam oleh para ahli. Data sudah berbicara, namun dari sisi mitos, tsunami punya kisah dan riwayat.  Dalam mitologi, tsunami muncul karena kemarahan sosok yang kuat di dunia lain. Ada beberapa mitos tsunami yang mengelimuti berbagai daerah nusantara. Misalnya, dalam tradisi masyarakat pesisir selatan Pulau Jawa, tsunami muncul diyakini karena amukan sang penguasa laut selatan yakni Nyai Roro Kidul.

Soal hikayat ini, Anthony Reid, sejarawan dari Australian National University dalam paper-nya, Historical Evidence for Major Tsunamis in the Java Subduction Zone (2012) menyatakan, riwayat tsunami terekam dalam Babad ing Sangkala yang ditulis 1738. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut