- ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Dia terpesona dengan profil Prabowo sebagai mantan jenderal TNI, berwibawa, dan bahkan mampu merebut simpati kalangan Muslim. Sandiaga, sang calon wakil Prabowo, punya nilai plus sendiri, yakni muda nan energik serta cukup berhasil meraih dukungan kalangan ibu atau emak-emak.
Lain lagi dengan Lambang, seorang warga Solo pendukung Prabowo. Meski sekampung dengan Jokowi, ia lebih bersimpati kepada Prabowo. "Karena Jokowi terlalu lembek untuk membangun negara ini," katanya kemarin. Namun dia melihat cela di kubu 02, yakni Sandiaga yang tak menyelesaikan tugasnya sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, padahal dia diberi amanat oleh warga Ibu Kota.
Pendapat Lambang diamini oleh Adhi, pedagang warung kopi di Jakarta. Dia menganggap Jokowi gagal mengelola negara selama memerintah lebih empat tahun terakhir karena kurang tegas. Dia meyakini, hanya pada sosok Prabowo yang berwibawa dan tegaslah Indonesia akan menjadi lebih baik.
Adhi bahkan mengklaim bahwa Prabowo hampir tak memiliki kekurangan sedikit pun. Dia masa bodoh juga dengan hasil riset banyak lembaga survei yang tak mengunggulkan Prabowo. "Saya tidak melihat survei. Enggak ngaruh juga sih mengenai pilihan saya," katanya kemarin. (umi)