SOROT 563

Mereka Mengintip Data Pribadi Kita

Ilustrasi data pribadi dan password.
Sumber :
  • www.pixabay.com/TBIT

"Misalnya untuk provider seluler. Kita hanya berikan akses NIK dan Nomor Kartu Keluarga-nya saja. Kemudian lembaga-lembaga tertentu hanya data KTP elektronik saja, kalau KPK dan PPATK sampai tanda tangan karena untuk mencocokkan tanda tangan buku rekening," ungkapnya.

img_title Nasib Oknum Karyawan KAI Services yang Akses Data dan Chat Penumpang Perempuan Tanpa Izin

Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirjen Dukcapil Zudan Arief Fakrulloh

img_title Imbas Tarif Trump, FKBI Desak Pemerintah Perketat Perlindungan Data Pribadi Warga RI

Pengakses data paling lengkap adalah Polri. Karena lembaga penegak hukum ini bisa juga mengakses foto dan sidik jari. "Jadi kita melihat kebutuhan masing-masing lembaganya,"  kata dia.

Untuk pengawasan, Dukcapil memiliki tim monitoring dan evaluasi. Tim tersebut bertugas  mengawasi kegiatan verifikasi dan mengevaluasi apakah instansi yang bekerja sama melakukan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang disepakati.

img_title Irlandia Denda TikTok Rp9,8 Triliun Usai Kegep Transfer Data ke China

Dengan kerja sama ini, negara diklaim banyak mendapat untung. Antara lain perbaharuan data yang didapatkan dari institusi swasta. Seperti data kematian, harta yang dimiliki, rekening bank dan berbagai lainnya.

Kerja sama ini dinilai sejalan dengan misi pemerintah untuk menciptakan big data di Indonesia. Sehingga bisa diketahui berapa kendaraan yang dimiliki seseorang, rekening banknya di mana, asuransinya apa, nomor handphonenya berapa.

Satu suara dengan Zudan salah satu anak usaha Grup Astra PT Federal International Finance (FIF) pun menegaskan, kerja sama yang dilakukan dengan Dukcapil bukanlah mengakses data kependudukan. Melainkan, hanya melakukan verifikasi data nasabah.

Koordinator Komunikasi Astra Finance dan PT FIF, Yulian Warman ketika berbincang dengan VIVA mengatakan, verifikasi untuk menghindari penipuan yang dilakukan oleh calon nasabah perusahaan.

"Dulu itu satu identitas bisa digunakan untuk beberapa fasilitas dan lolos semua sebelum adanya verifikasi data ini. Dan sekarang hal seperti itu tidak ada, intinya kerja sama ini dilakukan untuk meminimalisir tindak kejahatan penipuan," tegasnya.

PT BFI Finance Tbk menyasar nasabah di Pulau Bali. Foto ilustrasi kredit kendaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi leasing

Yulian menegaskan, selama ini pihaknya selalu mengikuti ketentuan yang berlaku pada verifikasi data. Hal tersebut terbukti dengan masih berlanjutnya kerja sama dengan Dukcapil yang telah dimulai pada 2017 lalu. "Jadi tidak benar itu ada penyalahgunaan data atau pencurian data dari kerja sama ini. Apalagi Astra Group, selama ini complay kok menjalankan ketentuan yang berlaku, termasuk ketentuan yang ada di dalam MoU itu." 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut