- AP Photo/Eugene Hoshiko
Bencana yang terjadi juga mengganggu pemasukan ekspor. Sejumlah negara mengawasi ketat, dan membatasi impor produk pangan asal Jepang. Korea, Singapore, Australia, Amerika Serikat, dan Hong Kong bahkan mengeluarkan kebijakan larangan impor produk pangan dari sedikitnya empat prefektur di Jepang.
Yang mungkin paling terimbas adalah sektor perikanan. Komoditi ekspor itu paling menjanjikan. Pada 2010, Jepang mengekspor 565.295 ton ikan, dan produk laut lainnya senilai US$2,41 miliar. Data kementrian tahun sebelumnya juga mencatat, produksi ikan makarel untuk ekspor sekitar 120,416 ton, dan tuna 79.767 ton.
Terlepas potensi besarnya kerugian ekonomi, WHO meminta Pemerintah Jepang terus memantau ketat, memastikan tak ada bahan pangan tercemar yang beredar di masyarakat. Dengan begitu, paparan radioaktif dapat dicegah masuk lewat pangan ke tubuh manusia.(np)