Sumber :
- YouTube
Baca Juga
Beberapa serangan terorisme telah terjadi sejak 1981, dengan pembajakan pesawat Garuda Indonesia dalam penerbangan dari Palembang ke Medan, pada 28 Maret. Kemudian pengeboman Candi Borobudur pada 21 Januari 1985.
Pada 2000, ada banyak serangan bom terjadi di Jakarta. Diantaranya di depan rumah Duta Besar Filipina, 1 Agustus, disusul ledakan granat di Kedutaan besar Malaysia, 27 Agustus. Pada 13 September ledakan bom di Bursa Efek Jakarta.
Pada 24 Desember serangan bom malam Natal terjadi di beberapa kota sekaligus. Serangan bom ke gereja-gereja berlanjut pada 2001 dan 2002. Paling banyak menyebabkan korban jiwa, adalah bom Bali, pada 12 Oktober 2002, yang menewaskan 202 orang dan 300 terluka.
Masih ada puluhan lain daftar serangan terorisme di Indonesia. Lebih dari 60 warga negara Indonesia saat ini juga telah bergabung dengan ISIS di Irak dan Suriah, memperlihatkan besarnya potensi pengaruh ISIS di Indonesia.
MH17
Di 2014 dunia juga dikejutkan dengan jatuhnya pesawat Boeing 777-200 milik Malaysia Airlines. Tudingan segera diarahkan pada Rusia, saat pesawat bernomor penerbangan MH17 jatuh di Donetsk, wilayah Ukraina dekat perbatasan Rusia, pada 17 Juli. Belakangan beberapa fakta terungkap, dan memicu keraguan atas tudingan awal itu.
Saat ini, tragedi jatuhnya pesawat dengan nomor penerbangan MH-17 yang menewaskan 295 orang itu, juga seakan lenyap dari perhatian. Di hari nahas MH17, Washington dan Kiev seakan berlomba merilis apa yang mereka klaim sebagai bukti keterlibatan Rusia.
AS dan negara-negara sekutunya mengklaim bahwa MH17 ditembak oleh kelompok pemberontak Ukraina pro-Rusia, menggunakan rudal Buk M1 buatan Uni Soviet yang dipasok oleh Rusia. Namun faktanya, sistem Buk M1 dikuasai oleh Ukraina sejak runtuhnya Soviet.
Sementara Rusia mengoperasikan sistem rudal Buk M1-2 dan Buk M2 yang lebih modern. Citra satelit milik Rusia, memperlihatkan adanya sistem Buk M1 yang dioperasikan militer Ukraina di dekat Donetsk.
Foto satelit mengungkap sistem rudal Ukraina dipindahkan, beberapa saat setelah jatuhnya MH17. Radar dan citra satelit juga mengungkap adanya jet tempur Ukraina di dekat MH17, beberapa menit sebelum dan sesudah jatuhnya pesawat Malaysia itu.
Halaman Selanjutnya