Sumber :
- REUTERS/Beawiharta
Modal ventura adalah suatu investasi dalam bentuk pembiayaan berupa penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan swasta sebagai pasangan usaha (investee company) untuk jangka waktu tertentu. Pada umumnya, investasi ini dilakukan dalam bentuk penyerahan modal secara tunai yang ditukar dengan sejumlah saham pada perusahaan pasangan usaha.
Investasi modal ventura ini biasanya memiliki suatu risiko yang tinggi, namun memberikan imbal hasil yang tinggi pula. Kapitalis ventura atau dalam bahasa asing disebut venture capitalist (VC), adalah seorang investor yang berinvestasi pada perusahaan modal ventura.
Dana ventura ini mengelola dana investasi dari pihak ketiga (investor) yang tujuan utamanya untuk berinvestasi pada perusahaan yang memiliki risiko tinggi, sehingga tidak memenuhi persyaratan standar sebagai perusahaan terbuka ataupun guna memperoleh modal pinjaman dari perbankan. Investasi modal ventura ini dapat juga mencakup pemberian bantuan manajerial dan teknikal.
Kebanyakan dana ventura ini adalah berasal dari sekelompok investor yang mapan keuangannya, bank investasi, dan institusi keuangan lainnya yang melakukan pengumpulan dana ataupun kemitraan untuk tujuan investasi tersebut. Penyertaan modal yang dilakukan oleh modal ventura ini kebanyakan dilakukan terhadap perusahaan-perusahaan baru berdiri, sehingga belum memiliki suatu riwayat operasional yang dapat menjadi catatan guna memperoleh suatu pinjaman.
Sebagai bentuk kewirausahaan, pemilik modal ventura biasanya memiliki hak suara penentu arah kebijakan perusahaan sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya.
Ditemui dalam suatu acara diskusi, Chief Executive Officer, Gojek, Nadiem Makarim, mengutarakan, Gojek merupakan jawaban bagi pengemudi atau penyedia jasa ojek di tahun-tahun mendatang.
“Kami memiliki dua visi utama. Pertama adalah untuk mengatasi permasalahan pengangguran yang ada. Gojek menyediakan banyak kesempatan kerja,” ujar Nadiem dalam diskusi bertajuk Smart City, Smart Transportation: Sambut atau Tolak? di Kantor MarkPlus, Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2015.
Analis NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, mengatakan, wajar saja jika Gojek menerima dana investasi dari modal ventura. Apalagi, peluang bisnis dari ojek dan taksi online masih cukup bagus.
"Asalkan perusahaan selalu update
Halaman Selanjutnya
dan siap bersaing dengan kompetitor lainnya," kata Reza. "Ya, intinya, kalau misalnya mau