SOROT 360

Jutaan Rupiah dari Mengaspal

Ilustrasi ojek online.
Sumber :
  • REUTERS/Beawiharta

"Karena, daripada mengeluarkan uang banyak untuk membeli kendaraan, perusahaan Gojek ini lebih memilih subsidinya. Ini kan dia sebelumnya tidak mengeluarkan modal sama sekali. Walaupun subsidinya besar, secara hitung-hitunganan dia masih untung," ujarnya.

Mengenai kemungkinan Gojek akan mencari pendanaan lewat pasar modal, Enny mengatakan, selama bisnis itu menguntungkan, akan menarik orang untuk berinvestasi. Namun, analis NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, mengatakan, saat ini belum saatnya Gojek dan sejenisnya masuk ke pasar saham.

"Saat ini tengah euforia dan belum ketahuan berapa nilai investasinya. Apakah perusahaan juga siap untuk go public dan laporan keuangannya diketahui masyarakat. Saya kira tidak akan secepat itu," ujar Reza kepada VIVA.co.id, Kamis 3 September 2015.

Menurut dia, Gojek dan GrabBike akan mampu membuat usahanya menjadi lebih baik dengan berbagai kemasan. Upaya itu bisa jadi menarik masyarakat untuk melirik usaha yang memang saat ini tengah dibutuhkan publik.

"Apalagi, konsumen merasa dengan naik ojek online menjadi lebih aman, karena dengan sistem yang ada di pengemudi bisa terpantau dan terintegrasi. Harga yang lebih murah menjadi alasan utama masyarakat memilih ojek online," kata Reza.

Enny dan Reza menambahkan, jika Gojek maupun Grab Bike ingin masuk ke pasar bursa, mereka harus memperbaiki kinerja usaha terutama modal perusahaan. Pengelola ojek online harus bisa menjelaskan penyedia aplikasinya hingga sumber pendanaan.

img_title Risma: Transportasi Online Jangan Dipermasalahkan

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat pun menyatakan bahwa pemerintah bersikap menerima terkait angkutan umum berbasis online, seperti Gojek, GrabBike, Blu Jek, Grab Taxi, Uber, dan bisnis sejenisnya yang mulai booming saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Djoko Sasono, menyatakan, selama angkutan umum berbasis online tersebut bermanfaat untuk meningkatkan kinerja transportasi publik dan sesuai dengan perundang-undangan, maka pihaknya akan mendukung hal tersebut.

img_title Jangan Remehkan Keamanan Ojek Berbasis Online
"Yang jelas, IT sangat penting untuk membangun smart transportation
img_title Cara Main Gojek
di Indonesia khususnya untuk meningkatkan kinerja public transportation sesuai peraturan perundang-undangan," ujar Djoko kepada

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VIVA.co.id saat dihubungi, Kamis 3 September 2015. (art)
razia dishub

11 Taksi Grab, Uber dan Gocar Dikandangkan Dishub

Mereka belum memiliki izin sebagai transportasi umum

img_title
VIVA.co.id
31 Juli 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut