SOROT 368

Buah Lokal, 'Raja' Tanpa Tahta

petani jeruk siap panen
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dyah Pitaloka

Ia mengonsumsi buah sejak kecil karena didikan orangtuanya. Orangtua biasanya membeli dan menyediakan buah lokal seperti pisang Ambon, pisang raja, dan apel. Buah-buahan yang menjadi favoritnya, di antaranya pisang dan nnaas madu.

Chocky Sitohang pun punya cara dalam mengonsumsi buah-buahan. Ia biasa makan tiga sampai empat potong buah yang berbeda-beda. “Saya antimainstream, orang memakan buah kebanyakan sebagai menu penutup. Sebenarnya, buah itu dijadikan makanan pembuka dan saya terapkan," kata dia. "Saya makan buah di awal sebelum menyantap makanan utama”.

Karena, jika mengonsumsi buah di awal, tubuh bisa terkontrol, dan buah lebih tercerna duluan. Ia lalu memberikan tips untuk tetap sehat. “Gaya hidup itu harus diseimbangkan dengan kesehatan. Kalau gaya hidup terus jalan dan kesehatannya drop, ya buat apa? Sebaliknya, kalau sehat, tetapi gaya hidupnya monoton, ya sama saja. Jadi harus seimbang,” kata  dia. 

Artis Laudya Cynthia Bella juga tak berbeda dengan Chocky. Ia sudah menyukai buah-buahan sejak kecil. Kebiasaannya menyukai buah sudah menjadi kesehariannya. Karena itu, ia selalu menyiapkan buah di rumah.

Artis yang sekarang berhijab ini sering menyiapkan jus yang dicampur dengan beberapa buah dan sayur. “Di rumah itu selalu ada. Setiap bangun pagi, saya minum jus yang isinya brokoli, buah bit, jeruk, apel, dan beberapa sayuran,” kata Bella.

img_title Ketergantungan Buah Impor Harus Dikurangi

Ia juga sering mengonsumsi buah yang mempunyai kadar antioksidan dan vitamin tinggi seperti kiwi.

Namun, Bella juga menyiratkan kekhawatiran terhadap buah yang dijual di pasaran. Karena banyak buah yang menggunakan lilin agar tetap terlihat segar. “Khawatir sih iya, kita sekarang harus lebih perhatian lagi dengan mencuci buah agar lebih higienis,” kata Bella.

Selebriti lain penggemar buah-buahan adalah Olivia Jensen Lubis. Ia mulai mengonsumsi buah sejak kecil sebagai sarapan pagi. Walaupun mengonsumsi buah impor, buah lokal tak pernah ditinggalkan. “Karena, rasa buah tropikal Indonesia jauh lebih enak dibandingkan negara lain,” kata Olivia.

Ia menilai, mengonsumsi buah-buahan adalah bagian gaya hidup tepat dan sehat. Karena, tubuh memerlukan asupan buah tiap hari.

Bagi artis sinetron ini, buah lokal memiliki kelebihan dibanding buah impor. Soal harga, juga lebih terjangkau. Buah lokal yang paling digemari Olivia adalah mangga, semangka, pepaya, nanas, dan pisang.

Sementara itu, menurut Chocky, perbedaan buah impor dengan lokal adalah dari sisi penampilan. Buah impor biasanya lebih cerah. Namun, menurut dia, dibandingkan buah impor, buah lokal tidak ada tandingannya. Lebih alami.



Dorong Budidaya

Tak dipungkiri, dikeluarkannya dua peraturan menteri ikut mendongkrak popularitas buah lokal. Kedua peraturan itu adalah Peraturan Menteri Pertanian No. 60/permentan/OT.140/9/2012 dan Peraturan Menteri Perdagangan No 27/M-DAG/PER/5/2012.

Peraturan itu mengatur pembatasan importasi untuk buah jenis anggur, apel, pir, jeruk, lemon, jeruk bali, pisang, mangga, nanas, wortel, cabai, dan lainnya.
Meskipun, pembatasan impor buah dan sayuran yang berlaku pada Oktober 2012 itu, diklaim berdampak cukup besar bagi importir dan distributor buah-buahan.

"Kami jadi kekurangan buah-buahan impor untuk didistribusikan ke luar kota Jakarta dan seluruh Indonesia," kata Sekretaris Umum Asosiasi Eksportir dan Importir Buah dan Sayur Segar Indonesia, Hendra Juwono kepada VIVA.co.id.

Apalagi, sebagian besar, daerah menjadi pusat perdagangan buah-buahan di Nusantara. Peluang ini yang kemudian dimanfaatkan oleh petani buah lokal untuk menggenjot produksi dan pemasaran.

Walaupun, petani menilai, tidak gampang membudidayakan tanaman buah. Sentra pembudidayaan buah belum merata dan terpusat di beberapa daerah tertentu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut