VIVA.co.id - Imelda Syahrul Wahab, 24 tahun, mendadak terkenal. Pemuda asal Madiun, Jawa Timur, itu tiba-tiba dicokok polisi pada Jumat siang, 30 Oktober 2015. Sebuah gambar yang diunggahnya ke Facebook penyebabnya.
Gambar itu sederhana, dicomot dari halaman Facebook “Info Cegatan Polisi Ponorogo”. Foto seorang polisi berpakaian dinas terlihat sedang memegang radio panggil. Syahrul yang berprofesi sebagai kerani di sebuah bank di Ponorogo itu lalu membubuhi gambar polisi itu dengan kacamata merah muda. Namun caption atau kata-kata yang dibubuhi di gambar itu yang membuat heboh.
“Hallo Mami, duit hasil tilang kemaren sudah papi transfer. Ya sudah, Papi lanjut kerja dulu ya.” Begitu tulisan di boks kata pertama.
Kemudian, boks kedua bertuliskan, “Iya Papi. Duitnya buat Mami arisan nanti, besoknya buat Shopping. Makasih ya Papi sayang.”
Syahrul lalu mengunggah meme atau foto gubahannya itu ke Facebook. Ponorogo pun heboh. Hanya butuh kurang dari tiga jam untuk si empu foto, seorang polisi berdinas di Kepolisian Resor Ponorogo, merasakan efek viralnya. Brigadir Dua Aris Kurniawan, si pemilik wajah, sontak melapor ke Polres Ponorogo.
“Menurut pelapor, telah terjadi pencemaran nama baik, penghinaan terhadap dirinya, mengambil foto dan menambahkan kata-kata tanpa izin,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ponorogo, Ajun Komisaris Muhamad Hasran, Kamis, 5 November 2015.
Polisi Ponorogo pun bertindak cepat. Syahrul Wahab langsung dibekuk, hanya tiga jam setelah mengunggah gambar Bripda Aris itu. Kepada polisi, Syahrul mengaku kesal dengan polisi karena melihat ibunya kerepotan berurusan dengan polisi lalu lintas.
Kasus ini akhirnya dihentikan oleh kepolisian, setelah dilakukan mediasi antara pelapor dan terlapor. Prosedur ini sesuai dengan Surat Edaran Kapolri Nomor SE/6X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian yang mensyaratkan perlunya mediasi sebelum menempuh langkah hukum lanjutan. Pun Kepala Kepolisian Jenderal Badrodin Haiti sudah meminta kasus ini diselesaikan lewat jalan damai.
"Kalau Surat Edaran (ujaran kebencian), kan harusnya dilakukan mediasi. Sudah saya arahkan supaya dicari solusi dan didamaikan. Boleh menggunakan meme apa saja, tetapi kan meme harus tidak boleh menyinggung orang lain. Kalau karikatur masih dapat dipahami," kata Kapolri. Kasus meme Syahrul pun bisa dikata kasus pertama setelah Surat Edaran Kapolri ini diteken 8 Oktober 2015 lalu.
Sumber :
Halaman Selanjutnya
Topik Terkait
Jangan Lewatkan
KPK Geledah 3 Ruang Dirjen Kementerian ATR/BPN, Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik
Nasional
5 menit lalu
KPK menyita sejumlah dokumen terkait layanan Kementerian ATR/BPN seusai menggeledah ruangan tiga direktur jenderal dan beberapa direktorat pada kementerian tersebut
Jay Idzes Cedera, Legenda Timnas Indonesia Ungkap 3 Sosok yang Bisa Gantikan Sang Kapten di FIFA ASEAN Cup 2026
Bola
9 menit lalu
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes cedera dan terancam absen di FIFA ASEAN Cup. Legenda Timnas Indonesia Gendut Doni menyebut Rizky Ridho, Kevin Diks, dan Elkan Baggott
Detik-detik Polisi Selamatkan Wanita yang Disandera di Bangka, Pelaku Bawa Parang dan Bensin
Nasional
10 menit lalu
Aksi penyanderaan seorang wanita di wilayah Sri Menanti, Sungailiat, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, berakhir setelah polisi turun tangan menyelamatkan korban.
Kabar rencana pernikahan Andre Taulany dengan Amanda Rigby tengah menjadi perhatian publik. Setelah informasi mengenai pernikahan tersebut beredar, sahabat Andre, Sule.
Timnas Voli Putri Indonesia Hajar Nepal 3-0, Tiket 8 Besar Asian Games 2026 Aman
Sport
35 menit lalu
Hasil Indonesia vs Nepal di Asian Games 2026 berakhir 3-0. Timnas voli putri Indonesia menang dan lolos ke 8 besar, lalu menghadapi Jepang di laga berikutnya besok.
Media Korea Selatan menyoroti kekalahan FC Seoul dari Persib Bandung di ACL Two 2026/27. Rotasi besar Kim Gi-dong menjadi perhatian usai tuan rumah kalah 0-1 di kandang.
Terpopuler
7 Fakta Menarik usai Persib Tekuk FC Seoul di ACL 2: Cetak Sejarah hingga Diguyur Bonus Rp6,19 Miliar
Bola
17 Sep 2026
Persib Bandung menang 1-0 atas FC Seoul di ACL 2. Simak 7 fakta menarik, dari Teja Paku Alam jadi MVP, bonus AFC Rp6,19 miliar hingga ranking Indonesia naik.
Kata Media Korea Selatan usai Persib Bandung Pecundangi FC Seoul di ACL 2: Kim Ki-dong Gagal Total
Bola
17 Sep 2026
Media Korea Selatan menyoroti kekalahan FC Seoul dari Persib Bandung 0-1 di ACL 2. Rotasi penuh dan keputusan menurunkan pemain muda berujung hasil negatif.
Untuk Pengguna di Atas 40 Tahun, 10 HP Mid-Range dengan Fitur Sederhana Ini Justru Bisa Lebih Nyaman
Digilife
17 Sep 2026
10 HP mid-range untuk pengguna di atas 40 tahun dengan layar nyaman, baterai awet, fitur sederhana, dan harga terjangkau. Simak pilihan HP yang cocok untuk kebutuhan hari
Mantan Raja Bulutangkis Dunia Turun Tangan Bantu Tunggal Putra Indonesia Jelang Asian Games 2026
Sport
17 Sep 2026
Persiapan tunggal putra Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya mendapat tambahan pengalaman berharga. Jonatan Christie dan kawan-kawan berkesempatan menjalani lat
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib di Puncak, FC Seoul Juru Kunci
Bola
17 Sep 2026
Klasemen sementara Grup E AFC Champions League Two 2026-2027 menempatkan Persib di puncak usai menang atas FC Seoul, sementara Melbourne Victory dan The Cong Viettel imba
Selengkapnya
Partner
Fosil kotoran purba yang berusia 66 juta tahun di Montana menyimpan bulu dinosaurus dan burung dari zaman prasejarah, membuka tabir misteri kepunahan massal.
Terungkap Fakta Baru: Kasus MBG di Ketapang Diduga Akibat Alergi dan Fisik Anak Drop, Bukan Keracunan Massal
Lampung
15 menit lalu
Perkembangan terbaru terungkap pascaviralnya isu dugaan keracunan makanan yang menimpa belasan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Syamsul Ma'arif di Desa Pematang Pasir, Keca
Jelang Big Match Arema FC vs Persik Kediri di Kanjuruhan, Polres Malang Matangkan Pengamanan
Jatim
24 menit lalu
Kepolisian akan melakukan penyekatan di jalan untuk memeriksa barang bawaan penonton Arema FC vs Persik Kediri sebelum masuk Stadion Kanjuruhan dalam laga Super League
Lebih dari 400 orang hadir dalam Munaslub AAI Surabaya 2026. Agenda Munaslub kali ini bukan sekadar memilih pemimpin baru tetapi juga diskusi tentang masa depan advokat.
Selengkapnya
Isu Terkini