SOROT 375

Melawan Keterbatasan

Dedi Afrianto, penyandang tunanetra
Sumber :
  • Istimewa

Dedi Afrianto saat mengikuti pelatihan

img_title Bus Tingkat Ramah Penyandang Disabilitas Mulai Beroperasi

Dedi Afrianto saat mengikuti pelatihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, menurut Adhi, Dedi sangat aktif di kelas. “Dedi sering bertanya dan menanggapi lontaran pemateri,” ujar Adhi kepada VIVA.co.id, 17 Desember 2015.

img_title Fasilitas Pendididkan yang Layak untuk Kaum Difabel

Adhi mengaku sudah dua tahun mengenal Dedi. Ia pertama kali bertemu Dedi dalam forum pelatihan Pengusaha Tanpa Riba.

Menurut dia, dalam forum tersebut, Dedi juga cukup aktif dan dominan. Alih-alih membebani pemateri dan peserta yang lain, Dedi justru mampu menjadi cambuk untuk peserta lain yang notabene tak mengalami disabilitas.

img_title Mensos: Alat Bantu Dengar di RI Masih Sangat Sedikit

“Saya salut dengan dia. Meski tunanetra tapi semangat belajarnya tinggi,”  pengusaha binatu ini menambahkan.

Karyawan Teladan

Suara adzan berkumandang dari masjid yang tak jauh dari lokasi pelatihan. Pemateri pun menutup sesi diskusi demi mendengar penanda salat dhuhur ini.

Dedi langsung meraih tongkatnya dan berdiri. Dengan sigap, salah seorang peserta pelatihan meraih tangan Dedi dan membimbingnya berjalan, menuruni tangga.

Ketukan tongkat Dedi terdengar, tiap kali ia menuruni anak tangga dari lantai tiga. Namun, ia tak tampak lelah atau terlihat payah. Sebaliknya, ia kerap tersenyum dan tertawa saat mendengar temannya bercanda.

Usai salat dan makan siang, Dedi kembali ke lantai tiga. Namun, ia tak masuk ruang pelatihan, melainkan menyelinap ke salah satu ruang di lantai yang sama.

Di sana sudah menunggu sejumlah orang yang duduk meriung di atas lantai. Raut wajah mereka terlihat serius.

Maklum, mereka sedang membicarakan rencana pengembangan bisnis PT Ummar. Dedi merupakan salah satu dewan pengawas syariah dan Human Resource Development (HRD) di perusahaan ini.

Chief Executive Officer (CEO) PT. Ummar, Putra Fajar (38), mengatakan, Dedi merupakan salah satu tulang punggung perusahaannya. Menurut dia, selain sebagai dewan pengawas syariah dan HRD, Dedi juga sering membantu lobi dan proses negosiasi, juga menyusun kontrak kerja sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dedi itu bagus kalau diminta berbicara dengan klien,” ujar Putra kepada VIVA.co.id, 16 Desember 2015.

Putra mengaku, ia sudah kenal lama dengan Dedi. Sebelum di PT Ummar, Dedi pernah membantunya di Pariwara, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang advertising dan periklanan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut