SOROT 375

Melawan Keterbatasan

Dedi Afrianto, penyandang tunanetra
Sumber :
  • Istimewa

Dedi Afrianto, turun dari KRL

img_title Beda Disabilitas Anak dengan Keterhambatan Psikologi

Dedi Afrianto saat turun dari KRL.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi mengatakan, pemerintah memang belum memberikan fasilitas untuk penyandang disabilitas dengan baik. Namun menurut dia, difabel tak boleh menyerah.

img_title Joko Widodo Menjahit di Kantor Dinas Sosial

Mereka harus terus berjuang. Selain itu, difabel juga jangan menutup diri dan harus berinteraksi dengan banyak orang. “Jangan malu berhubungan dengan orang,” ujarnya menyarankan.

Meski demikian, ia meminta, pemerintah segera menunaikan janjinya untuk memenuhi hak penyandang disabilitas, mulai dari soal pendidikan, transportasi publik hingga lapangan pekerjaan. Pemerintah harus berhenti menganggap difabel sebagai objek dalam mata anggaran. “Orang cacat memang punya hak atas APBN.”

img_title Pemerintah Akan Sediakan Formasi CPNS Khusus Disabilitas

Hari beranjak sore. Namun, gerimis yang turun sejak siang masih membasahi Kota Hujan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi dan Putra terlihat berkemas dan beranjak dari kursi mereka. Putra langsung meraih tangan Dedi dan membimbing rekan kerja sekaligus kawannya tersebut ke mobil. Sore itu, mereka akan bergeser ke Jakarta.

“Ada meeting dengan klien,” ujar Dedi sembari masuk ke mobil yang sudah menunggu dia. (ren)
 
  

Kesejahteraan Disabilitas

Penyandang Disabilitas di Kulonprogo Dapat Pengobatan Gratis

Diberikan kursi roda hingga alat bantu pendengaran

img_title
VIVA.co.id
2 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut