SOROT 384

Menyulap Kalijodo

Kalijodo, Jakarta
Sumber :
  • ANTARA/Muhammad Adimaja

VIVA.co.id – Sejumlah kafe berjajar di sepanjang jalan inspeksi Banjir Kanal Barat (BKB), Jakarta. Menempati bangunan-bangunan permanen, tempat-tempat hiburan malam itu berdiri kokoh di sana. Keberadaannya dilengkapi dengan lahan parkir yang membentang di sepanjang jalan beton itu. Jajaran pot tanaman dan tong sampah menjadi pemanis.

img_title Pecahan Tembok Berlin Bersemayam di Eks Prostitusi Kalijodo

Kawasan yang berada di pinggir Kali Angke dan Banjir Kanal Barat itu tampak lengang pada Rabu pagi 17 Februari 2016. Tak banyak aktivitas warga di sana. Hanya kendaraan roda empat maupun roda dua tampak berseliweran di jalan selebar sekitar lima meter itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adalah Kalijodo. Namanya kembali mencuat ke permukaan lantaran peristiwa celaka sebuah Fortuner yang menabrak sepeda motor di Jalan Daan Mogot Km 15, Kalideres, Jakarta Barat, Senin pagi, 8 Februari 2016. Akibatnya, empat orang tewas seketika. Kepada polisi, pengemudi mobil Riki Agung Prasetyo (24) mengaku menyetir mobil setelah minum-minum alkohol di Kalijodo.

img_title Djarot: Kolong Tol Kalijodo Incaran Pendatang Baru Jakarta

Kejadian itu bak menyengat  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.  Rencana menertibkan kawasan yang dikenal sebagai lokasi prostitusi dan perjudian itu pun kembali dimunculkan. Ahok menganggap kawasan itu lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya.

Ahok, sapaan Basuki,  sempat akan membongkar kawasan itu pada Januari 2015. Namun,  penertiban urung dilakukan lantaran normalisasi terhadap Kali Angke ketika itu dianggap belum menjadi prioritas.

img_title RPTRA Kalijodo Ramai di Libur Lebaran

http://media.viva.co.id/thumbs2/2016/02/16/365902_gubernur-dki-jakarta--basuki-tjahaja-purnama-alias-ahok_663_382.jpg

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, sempat akan membongkar kawasan Kalijodo pada Januari 2015

DKI lebih memilih menertibkan kawasan hunian-hunian liar di beberapa titik di bantaran Kali Ciliwung lebih dulu. Hal tersebut terkait rencana Pemerintah Provinsi DKI meminimalisasi jumlah genangan di lokasi-lokasi strategis di Jakarta pada musim hujan tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, Ahok akan mengembalikan fungsi lokasi tersebut sebagai Ruang Terbuka Hijau. Rencana penertiban itu, termasuk penentuan rumah susun sebagai tempat relokasi warga, serta pembinaan terhadap warga dan para Pekerja Seks Komersial (PSK) di sana.

Hari "H" penertiban memang belum ditetapkan. Namun saat ini, Pemprov DKI telah melayangkan Surat Peringatan 1 kepada warga Kalijodo. Terhitung sejak Kamis, 18 Februari 2016, warga diberi waktu selama tujuh hari membongkar sendiri bangunannya. Jika tidak, SP 2 akan dilayangkan ke warga. Mereka diberi waktu tiga hari lagi untuk membongkar sendiri.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut