SOROT 386

Sekolah yang Memerdekakan

TechnoNatura menerapkan  prinsip empat sifat Nabi Muhammad SAW dan delapan sifat dasar yang diutamakan dalam ajaran Islam.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Endah Lismartini

Persis seperti mobil google sekarang. Saat ini mereka juga sedang membuat project rompi anti peluru. Mereka menghitung semua dengan detail, termasuk pantulan peluru,” ujar Riza dengan penuh semangat.

img_title Mereka Memilih Sekolah di Rumah

Usaha Rizal dan Yayasan CREATE berbuah penghargaan. Nyaris setiap tahun mereka membawa pulang penghargaan dari Kominfo. “Kami beberapa kali mendapat kunjungan dari pihak NASA, dan mendapat undangan dari Kedutaan Besar Amerika,” kata Riza. Bahkan ketika akhirnya sekolah ini menjadi lembaga pendidikan resmi di tahun 2012, dengan Menjadi madrasah di bawah Kemenag, Riza tegas meminta agar metode belajar yang sudah ia jalankan sejak 2004 tak diotak-atik. “Biarlah kami tetap seperti ini, sudah terbukti kan hasilnya,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekolah Alam

img_title Mendirikan Homeschooling

Lain TechnoNatura, lain pula Sekolah Citra Alam. Sekolah yang berdiri sejak tahun 2001 dan berlokasi di Ciganjur, Jakarta Selatan,  ini lebih memilih mendekatkan siswa dengan alam sekitar. Siswa diajarkan untuk menjaga dan mencintai alam dan seisinya.

“Kami memilih menyiapkan anak-anak untuk menjadi sahabat alam. Mereka akan menjadi generasi yang selalu menjaga keseimbangan alam,” ujar Muhammad Jamilun, 38 tahun.  Pria alumnus sebuah universitas negeri di Jakarta tersebut mengungkapkan sekolahnya mengajak anak-anak berkembang sesuai usia mereka dengan memunculkan karakter positif untuk membentuk akhlakul karimah (akhlak yang baik).

img_title Tertimpa Bangunan Sekolah, Murid SD di Depok Trauma

“Kami masih mengikuti kurikulum yang ditetapkan Diknas, namun kami meniadakan buku paket . Kami memilih menggunakan alam sebagai sumber eksplorasi dan eksperimen,” ujar Jamil.

Sekolah Citra Alam fokus untuk mempersiapkan anak-anak kelak menjadi khalifah yang berakhlak karimah, jujur, bertanggung jawab, dan menebar kasih sayang. Sekolah ini juga ingin menciptakan anak-anak yang mampu survive dengan tetap menjaga nilai-nilai kebaikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Salah satu metode yang kami lakukan adalah dengan mengajak mereka kemping di alam terbuka, juga ada program live in/tinggal bareng dengan keluarga yang hidupnya dibawah garis kesejahteraan,” kata Jamil.  .

Melalui pendekatan pada alam, sekolah ini mengembangkan empat karakter yaitu pembiasaan yang baik dan positif, kemampuan memimpin, logika berpikir kritis, dan entrepreneurship. Keempat karakter ini terus dilakukan secara konsisten sejak anak usia dini hingga jenjang menengah. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut