SOROT 398

Derita Manusia Kelas Dua

Ilustrasi perkosaan
Sumber :
  • VIVAnews/Adri Prastowo

“Tapi, rupanya tidak di-follow up,” kata Khofifah beberapa waktu lalu.

img_title Betrand Peto Terseret Dugaan TPKS, Intip Riwayat Pendidikan hingga Rencana Kuliah S2 di Belanda

Tak ingin dinilai lamban, polisi bergerak cepat. Hasilnya, satu di antara dua pelaku, yakni S, berhasil dibekuk di Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa malam, 24 Mei 2016. S pun langsung ditetapkan sebagai tersangka dan digelandang ke dalam tahanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi yang diperoleh dari Polres Sidoarjo menyebutkan, berdasarkan keterangan korban, saat diperkosa, tersangka mengikat tangannya dengan tali rafia dan mulutnya dibungkam oleh S. Usai disetubuhi, tersangka mengancam akan membunuh korban jika bercerita kepada orangtuanya.

img_title Ruben Onsu Ungkap Awal Pertemuan dengan Betrand Peto yang Kini Terseret Dugaan Kekerasan Seksual

Tersangka menyetubuhi korban lebih dari sekali, dalam rentang bulan Juni hingga November 2015.

http://media.viva.co.id/thumbs2/2016/05/28/5748de82c2909-kandang-bebek-yang-jadi-tempat-tinggal-korban-kekerasan-seksual_663_382.jpg

img_title Nama Asli Betrand Peto, Inisial ATT yang Dilaporkan Atas Dugaan Kekerasan Seksual

Kandang bebek yang jadi tempat tinggal korban kejahatan seksual. FOTO: VIVA.co.id/Nur Faishal

“Tersangka S pertama kali menyetubuhi korban pada Juni 2015, sekitar pukul 13.00 WIB, saat istrinya bekerja. Tersangka memerkosa korban tiga kali,” kata Kepala Polres Sidoarjo, Ajun Komisaris Besar Polisi M Anwar Nasir, Rabu, 25 Mei 2016.

Dia menjelaskan, ibu korban melaporkan kasus itu ke Polres Sidoarjo pada 30 Desember 2015. Saat kasus tengah diusut, ada rapat mediasi di desa setempat antara keluarga korban dengan pihak tersangka. Aparat desa memfasilitasi agar masalah pencabulan itu diselesaikan secara kekeluargaan.

Hasil mediasi, disepakati kedua tersangka membayar ganti rugi kepada pihak keluarga korban. Berdalih mencari kerja untuk mengumpulkan uang pengganti, tersangka S dan U pergi ke luar kota. “Tapi, rupanya itu dimanfaatkan tersangka untuk melarikan diri.”

Selanjutnya...Darurat Kejahatan Seksual

Darurat Kejahatan Seksual
Kasus yang menimpa NR, hanya satu contoh kecil dari banyak kasus kejahatan seksual di Indonesia. Kapal Perempuan, sebuah lembaga yang peduli pada isu perempuan menyatakan, kasus perkosaan yang belakangan marak merupakan fenomena "gunung es".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Kapal Perempuan, Misiyah mengatakan, kasus-kasus serupa sebenarnya mungkin sudah marak sejak lama. Menurut dia, kejahatan seksual merupakan kejahatan berbasis gender.

”Seorang diperkosa karena dia berjenis kelamin perempuan. Maka penyebab paling utamanya adalah kuatnya cara pandang terhadap perempuan sebagai objek seksual,” ujarnya kepada VIVA.co.id, Kamis, 26 Mei 2016.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut