SOROT 408

Aku dan Himalaya

Dian Tami
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dian Tami
 
img_title Motor Touring Royal Enfield Bakal Hadir di Indonesia?
Hanya touring bertiga, kami lebih memperhatikan kondisi jalan dan arah yang akan kami lalui agar tidak tersesat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
img_title Monyet Hidung Pesek dan 200 Spesies Baru di Himalaya
Benar saja, tak terasa, kami berbelok ke kiri menuju jalanan beraspal sempit dengan hamparan pasir luas. Berjalan sekira 30 menit di jalan beraspal kecil, kami harus berbelok ke arah pasir tanpa tapakan jalan. Pasir yang cukup dalam membuat kami harus menjaga jarak dan benar-benar menjaga keseimbangan berkendara.
 
img_title Begini Awal Terbentuknya Himalaya
Beberapa kali kami hampir terjatuh karena kedalaman pasir yang kami lalui setara dengan pasir pantai tanpa air. Perjalanan hari ini tidak dapat terlupakan karena seluruh pakaian kami kotor oleh pasir.
 
Royal Enfield melintasi padang pasir
 
Lelah, karena harus berkendara berbeda dari biasanya kami rasakan. Walaupun hanya 30 menit berkendara di pasir, lelahnya setara dengan tiga jam berkendara di aspal.
 
Namun itu semua hilang saat melihat banyaknya tenda, sepelemparan batu dari kami berada. Kami akhirnya mempercepat laju motor ke tenda-tenda yang sudah disiapkan untuk beristirahat. 
 
Setelah menempuh perjalanan selama 8 jam, saya bermalam di satu tenda dengan dua tempat tidur kecil bersama Angie. Ditemani mi instan, satu-satunya menu makan malam yang kami doyan.
 
Pukul 18.30 matahari masih bersinar. Tapi suhu sudah menggigil. Kira-kira 4 derajat. Sembari santai, kami mengisi bahan bakar yang telah disedikan panitia. Menyiapkan motor untuk esok.
 
Tepat tengah malam, langit cerah, bintang gemerlap. Tapi tak ada satu pun yang keluar dari tenda. Tangan ini rasanya sudah beku. Aplikasi di handphone menunjukkan 1 derajat. Saya tak bisa tidur meski sudah pakai tiga jaket tebal.
 
Hari keempat
 
Meski badan kurang bersahabat, hari itu saya harus tetap melanjutkan perjalanan menuju Jispa. Jaraknya 203 km. Pukul 09.00 kami memacu kendaraan melewati padang pasir yang cukup dalam. 
 
Baru 10 menit, seorang rider terjatuh di antara gundukan pasir. Dua rider terjebak di antara gundukan pasir. Harus dibantu diangkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Setelah padang pasir, kami juga harus melewati aliran sungai kecil yang cukup panjang. Usai menerjang sungai, saya harus berhenti di pos pengecekan dan memberikan data diri beserta paspor. 
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut