SOROT 408

Aku dan Himalaya

Dian Tami
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dian Tami
 
img_title Ekspedisi Himalaya
Berbeda dengan Indonesia, tol di India dapat dilalui kendaraan roda dua tanpa membayar. Hanya kendaraan roda empat yang dipungut biaya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
img_title Ceritaku dari Himalaya: Kaget Sapi di Tengah Tol
Asik memacu motor, saya sempat tidak melihat seekor sapi di tengah jalan. Hampir saja saya menabrak hewan suci bagi umat Hindu tersebut.
 
img_title Ceritaku dari Himalaya: Taklukkan Bebatuan di Tepi Jurang
Petunjuk arah yang salah membuat kami beberapa kali harus memutar laju kendaraan dan mengambil arah lainnya. Setelah beberapa kali bertanya dan mengikuti arah GPS yang ada, saya akhirnya tiba di Chandigarh pada pukul 17.30.
 
Perasaan lelah, senang dan sedih bercampur dalam hati setiap riders. Kami saling berpelukan untuk mengucapkan selamat karena telah berhasil menjelajahi pegunungan Himalaya. Memasuki pukul 20.00, seluruh riders Himalayan Odyssey berkumpul dan bertukar cerita pengalaman yang dilalui.
 
Mendapat sertifikat bagi kami para bikers wanita pertama yang mengikuti perjalanan Himalayan Odyssey adalah sebuah kebanggan yang tidak dapat diukur nilainya. Ini adalah bukti bila kami, bikers wanita dari seluruh dunia, berhasil menuntaskan perjalanan dan menaklukan jalanan Himalaya meski tantangan berat harus kami hadapi.
 
Baca Juga:
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
 
Motor Royal Enfield di Himalaya

Menaklukkan Himalaya dengan Motor Royal Enfield

Pengujian dilakukan di ketinggian 5.600 meter di atas permukaan laut.

img_title
VIVA.co.id
8 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut