- VIVA.co.id/Ahmad Rizaluddin
![]()
Anggota Banser NU dan TNI berfoto bersama usai Apel Nusantara Bersatu di Malang, Jawa Timur. (VIVA.co.id/Nur Faishal)
Bagi ormas Banser, kontroversi pejabat Polri duduk sebagai pembina ormas adalah hal yang lumrah. Karena banyak ormas yang memang sengaja meminta seorang tokoh atau pimpinan wilayah untuk menjadi pembina atau dewan penasihat.
"Menurut saya itu sah-sah saja. Termasuk Bapak Irjen Pol Anton Charliyan, itu hak beliau sebagai manusia yang bebas memilih," kata Gus Abid.
Ketua Umum Ormas GMBI, Muhamad Fauzan Rachman tak menampik ormasnya kini dibina oleh Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan. Menurut Fauzan, dipilihnya Anton sebagai pembina adalah atas permintaan GMBI, yang meminta agar mantan kadiv Humas Polri itu bersedia menjadi pembina dari ormas yang dia pimpin.
"Kami meminta itu sejak Pak Anton menjadi kapolwil Priangan. Kami banyak diajarkan bagaimana cara berbudaya dan beretika," katanya.
Meskipun menjabat sebagai pembina GMBI, Fauzan memastikan mantan kapolda Sulsel itu tidak memiliki hierarki untuk memerintahkan anggota GMBI dalam bentuk apa pun. "Tidak ada instruksi. Bagaimana mau instruksi? Kami sudah sepakat komando ketua umum," katanya.
Ormas TNI-Polri
Di luar ormas-ormas yang secara de facto memiliki kedekatan dengan TNI-Polri, ada tiga ormas yang diklaim binaan TNI-Polri. Yakni Pemuda Panca Marga (PPM) yang berbasis putra putri veteran, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI-Polri (FKPPI), dan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP).
"Setahu saya cuma tiga organisasi kepemudaan itu yang memang dibina TNI dan Polri," kata Sekjen Pemuda Panca Marga Saharuddin Arsyad kepada VIVA.co.id, di Cibubur, Kamis, 19 Januari 2017.
Adapun alasan yang menyebut ketiga ormas ini secara resmi binaan TNI-Polri, tak lain karena ormas-ormas ini tidak seperti organisasi lain. Mulai dari perekrutan anggota, pendidikan, dan syarat-syarat yang harus dipatuhi ormas ini.
Untuk syarat mutlak keanggotaan di ormas Pemuda Panca Marga, Saharuddin mengatakan, adalah harus sebagai anak-anak veteran. Sementara itu, FKPPI notabene sebagai anak-anak tentara, dan KBPPP anak-anak purnawirawan Polri.