SOROT 437

Epos Legenda Agen Spionase

Polisi Jerman sedang patroli.
Sumber :
  • Reuters/Hannibal Hanschke

Pada 1903, suratan takdir membawa Margaretha terjun jadi model dan penari erotis. Nama panggungnya Mata Hari. Ia menjelma jadi sosok papan atas, digila-gilai banyak orang. Ia selevel dengan penari ternama di zamannya, Isadora Duncan dan Ruth St. Denis. 

img_title Presiden Rusia Vladimir Putin jadi Target Pembunuhan

"Dia tidak persis seperti menari, tetapi dia tahu cara yang baik melucuti pakaiannya sepotong demi sepotong dan bergerak menaikkan birahi yang melihatnya. Ia selalu bangga dengan tubuh kehitamannya," tulis pengarang wanita Prancis, Colette, seperti dilansir BBC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika Perang Dunia I pecah, Mata Hari terdampar di Berlin dan didekati intelijen Jerman. Dia dijanjikan banyak hal temasuk memiliki akses istimewa ke lingkaran atas Paris. Dia diminta jadi mata-mata, dan memiliki kode nama H21. Mata Hari kemudian jalani pelatihan di sekolah mata-mata Jerman di Anwerp, Belgia.

img_title 5 Perwira Tinggi Intelijen Indonesia Resmi Dimutasi

Berbagai rahasia ia ungkap dan dikirim ke Jerman dengan cara binalnya. Berbekal akses yang luas, ia banyak bertemu dengan orang-orang penting di seluruh Eropa. Dari sinilah ia banyak menyerap informasi-informasi penting. Selain jadi mata-mata Jerman, Mata Hari akhirnya direkrut jadi agen intelijen Prancis. Seperti dilansir The Guardian, tawaran itu diterima agar bisa hidup bersama kekasih Rusia-nya, Vladimir Masloff. 

Sorot Intelijen - Tentara Korea Utara Berjaga saat perayaan ke-70 tahun Partai Pekerja di Pyongyang, Korea Utara, Sabtu, 10 Oktober 2015.

img_title 2 Perwira Intelijen Indonesia Resmi Naik Pangkat

Topengnya terbongkar Januari 1917, saat atase militer Jerman di Madrid kirim pesan radio ke Berlin gambarkan kegiatan mata-mata Jerman dengan kode nama H21. Pesan itu disadap agen mata-mata Prancis. (REUTERS/Damir Sagolj)

Namun, menurut biography.com, beberapa sejarawan percaya, Jerman sudah menduga Mata Hari adalah mata-mata Prancis dan kemudian menjebaknya dengan skenario menggunakan pesan palsu yang melabelinya sebagai mata-mata Jerman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya tidak bersalah. Seseorang sedang mempermainkan saya -- kontra spionase Prancis. Saya sedang dalam tugas mata-mata dan saya bertindak hanya dalam perintah itu," kata Mata Hari di sidang pembelaan. 

Pembelaan Mata Hari mentah. Ia diputus hukuman mati di depan regu tembak. Jasadnya kemudian diserahkan untuk praktik fakultas kedokteran. Sementara kepalanya disimpan di Museum Anatomi Paris. Pada tahun 2000, kepalanya menghilang. Sejumlah pihak menyebut kepala Mata Hari raib saat museum itu pindah pada 1954.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut