SOROT 463

Umrah Mandiri, Seru dan Menantang

Diah Andrini Dewi, Pelaku Umrah Mandiri
Sumber :
  • dok. pribadi

VIVA.co.id – Nurul gelisah. Temannya di Indonesia tak kunjung menjawab panggilan teleponnya. Sementara, petugas counter check-in Bandara Internasional Tan Son Nhat, Saigon, Vietnam, berkali-kali memeriksa kelengkapan dokumennnya. Petugas juga menanyakan mahram, pendamping lawan jenis yang hukumnya haram dinikahi.

img_title Datangi Kejari Depok, Korban First Travel Minta Aset Segera Dikembalikan

Pagi itu, 27 Januari 2016, Nurul tiba lebih pagi dari jadwal penerbangannya. Ia berjalan santai menikmati suasana bandara Tan Son Nhat yang belum terlalu padat. Hatinya membuncah bahagia, membayangkan mimpinya yang sudah di depan mata. Ya, hari itu, Nurul akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah. Ia akan melalui rute Saigon - Kuala Lumpur - Jeddah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun kebahagiaan itu mendadak buyar, saat sadar bahwa ia sendirian, tanpa mahram, tanpa rombongan. Petugas bandara menahannya, mengonfirmasi tujuan dan berusaha memastikan adanya mahram yang diwajibkan Pemerintah Arab. Nurul berusaha menjelaskan, bahwa dia tak benar-benar sendirian. Ada rombongan, termasuk mahram, yang akan berangkat bersamanya dari Kuala Lumpur. 

img_title Pengacara Sebut Ada Aset Bos First Travel yang Raib

Beruntung, tak lama kemudian, petugas maskapai menghampiri dan menjelaskan kepada petugas bandara. Akhirnya ia pun diizinkan berangkat. Nurul diminta melakukan check-in ulang di Kuala Lumpur bersama mahram dan rombongannya. Mahasiswa pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini pun lega.

Wanita bernama lengkap Nurul Zuhro, yang di tahun 2016 kala itu masih berstatus mahasiswa tak berpikir panjang untuk memutuskan pergi umrah ketika kesempatan menghampirinya. Pasalnya, wanita ini sudah bermimpi ke Tanah Suci sejak lama. Menyandang status mahasiswa, Nurul belum sepenuhnya bebas finansial karena harus membayar biaya kuliah pascasarjana 2 semester, indekosnya di Jakarta, dan semua biaya hidup yang tak lagi ditanggung orangtuanya.

img_title First Travel Salahkan Negara karena Gagal Tunaikan Tuntutan Jemaah

Namun, nasib berkata lain. Nurul bertekad untuk menyambangi Kakbah, tatkala seseorang memberitahunya, bahwa Allah tidak memanggil orang mampu untuk umrah, tapi memampukan orang yang dipanggil untuk umrah. Akhirnya, tepat di penghujung Januari 2016, Nurul terbang memenuhi panggilan-Nya.

Selanjutnya, berburu tiket murah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berburu Tiket Murah

Umrah Nurul saat itu bukan perjalanan yang mahal dan mewah. Sejak awal, dia memburu tiket murah sendiri lewat di dunia maya. Nurul berhasil mendapatkan tiket murah meriah, meski dengan rute yang panjang. Pilihannya jatuh pada rute pergi-pulang, Saigon - Kuala Lumpur - Jeddah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut