SOROT 470

Lima Detik Menyulut Pelik

Pengguna jalan tol melintas di samping gardu tol yang melayani pengisian ulang e-Money Mandiri di Gerbang Tol Cililitan, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2017.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

Sebab fakta hingga hari ini, di gardu-gardu tol kini sudah tak ada lagi petugas jaga adalah nyata. Berapa jumlah mereka yang berpotensi dirugikan dari kebijakan ini mesti dipetakan jelas.

img_title Jasa Marga Ingin Infrastruktur yang Dikelola Tak Hanya Jadi Penghubung Wilayah, tapi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

"Memang di era digital ini, mau tidak mau memang kita harus menghadapi. Ada positif dan negatif, dari segi negatif terjadilah pengurangan pekerja. Berkaitan dengan Jasa Marga, e-money ini, tidak bisa dihindarkan lagi," kata Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Hubungan Industri Kemenaker RI Aswansyah .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun mengingatkan agar ada komunikasi yang baik antara pengelola tol dengan pekerjanya. "Kami harap antara pekerja dan pengelola jangan sampai ke pengadilan, diusahakan-lah jangan sampai ke pengadilan," katanya.

img_title Jasa Marga Siapkan Rest Area Tol Buat Implementasi Penggunaan B50

Singkatnya jangan sampai cuma gara-gara memotong waktu lima detik lalu masalah pelik setelah itu justru mengusik. Yang perlu diingat adalah masalah tol itu bukan cuma soal proses pembayaran di tol. Namun juga soal kapasitas tampung dan jangkauan tol yang lebih baik. "Jangan menghilangkan pekerjaan, enggak benar itu, GNNT (Gerakan Nasional Non Tunai) menghilangkan pekerjaan orang," kata Mirah Sumirat. (umi)

Dirut Jasa Marga Rivan A. Purwantono

Jasa Marga Cetak Laba Rp 1,9 Triliun di Semester I-2026

Jasa Marga membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp 10,3 triliun di semester I-2026, atau tumbuh sebesar 7,6 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

img_title
VIVA.co.id
31 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut