Bombardir Yaman, Amerika Picu Bahaya Perang Dunia III

VIVA Militer: Serangan rudal militer Amerika Serikat di Yaman
Sumber :
  • ria.ru

VIVA – Pasukan Amerika Serikat (AS) dan Inggris secara resmi melancarkan operasi militer di Timur Tengah, usai puluhan kali membombardir sejumlah wilayah Yaman, Jumat 12 Januari 2024.

img_title Pejabat Militer Israel Ketar Ketir, Donald Trump Tiba Tiba Hentikan Bantuan Militer pada Tel Aviv

VIVA Militer melaporkan dalam berita sebelumnya, koalisi militer Amerika Serikat dan Inggris melancarkan 23 serangan di daerah Al Hudayah (Hodeidah), Saada dan Sana'a.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Departemen Pertahanan AS mengonfirmasi serangan tersebut, dengan sasaran fasilitas milisi Houthi (Ansar Allah) yang berbasis di Yaman. 

img_title Donald Trump Disebut Bakal Tak Berkutik, Rakyat AS Datangi TPS Salurkan Suara untuk Pemilu Sela

Empat serangan terjadi di Bandara Internasional Sana'a, delapan serangan di Bandara Internasional Al Hudayah, dan tiga serangan di kamp militer kota Saada.

VIVA Militer: Jet tempur militer Amerika Serikat menyerang Yaman

Photo :
  • ndtv.com

img_title Jelang Pemilu AS, Israel Tingkatkan Kesiagaan Militer di Tengah Ancaman Iran

Kemudian, militer Amerika dan Inggris juga membombardir kamp Brigade Mekanis ke-22 di Al-Jand Taiz dan bandara di Al-Hawban.

Aksi Angkatan Bersenjata AS (US Armed Forces) dan Inggris dilakukan, pasca resolusi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait penghentian serangan di perairan Laut Merah. 

Sebab seperti yang diketahui, milisi Houthi kerap menyerang kapal-kapal komersial termasuk kapal perang militer Amerika Serikat yang melintas Laut Merah.

Serangan dilakukan sebagai solidaritas milisi Houthi terhadap agresi militer di Gaza, Palestina yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023 lalu.

VIVA Militer: Serangan militer Amerika Serikat di Yaman

Photo :
  • cnn.com

Presiden AS, Joe Biden, mengakui jika puluhan serangan rudal Tomahawk di Yaman adalah perintahnya secara langsung. Biden menegaskan akan mengakhiri ancaman Houthi di Laut Merah.

"Hari ini atas arahan saya, pasukan militer AS, bersama dengan Inggris dan dengan dukungan dari Australia, Bahrain, Kanada dan Belanda, berhasil melakukan serangan terhadap sejumlah sasaran di Yaman," ujar Biden.

"(Sasaran di Yaman telah) digunakan oleh pemberontak Houthi untuk membahayakan kebebasan navigasi di salah satu saluran air paling penting di dunia," dikutip VIVA Militer dari CNBC.

Lebih lanjut Biden juga membenarkan bahwa aksi pasukannya adalah bentuk balasan terhadap tindakan milisi Houthi, yang telah menyerang kapal perang AS, dan kapal-kapal kargo internasional.

VIVA Militer: Presiden Amerika Serikat, Joe Biden

Photo :
  • newrepublic.com

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Serangan-serangan ini merupakan respons langsung terhadap serangan-serangan Houthi yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap kapal-kapal maritim internasional di Laut Merah," ucap Biden.

"(Dalam serangan ini) termasuk penggunaan rudal balistik anti-kapal untuk pertama kalinya dalam sejarah," katanya melanjutkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut