Hadapi Ancaman Amerika, Iran Luncurkan Rudal Canggih Qasim Basir

VIVA Militer: Rudal balistik Qasim Basir militer Iran
Sumber :
  • X/@SprinterObserve

VIVA – Kementerian Pertahanan Iran secara resmi mengumumkan peluncuran rudal balistik terbaru mereka yang diberi nama Qasim Basir, Minggu 4 April 2025.

img_title Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi

Rudal ini disebut sebagai salah satu pencapaian mutakhir dalam industri militer Iran dan dirancang untuk menghadapi ancaman militer modern, terutama dari Amerika Serikat (AS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Hussein Dehghan, mengungkapkan bahwa pengembangan rudal ini didasarkan pada pengalaman tempur yang diperoleh dari dua operasi besar yang disebut sebagai "Janji Sejati". 

img_title Pezeshkian: Iran Sedang Perang Berskala Penuh!

Dilansir VIVA Militer dari Iraqi News Agency (INA), Dehghan menyatakan bahwa sistem baru ini merupakan respons strategis terhadap berbagai ancaman eksternal.

img_title Krisis Energi Jadi Ladang Cuan: 6 Perusahaan Migas Dibidik Bayar Pajak Jumbo

"Negara kami tidak akan tinggal diam terhadap serangan apa pun. Jika diperlukan, kami akan memberikan respons tegas yang menyasar seluruh kepentingan dan pangkalan militer Amerika," ujar Dehghan.

Dehghan juga menyoroti keunggulan teknis rudal Qasim Basir. Menurutnya, rudal ini memiliki sistem kendali dan kemampuan manuver tingkat tinggi. Hal ini membuatnya sangat sulit untuk dicegat oleh sistem pertahanan udara konvensional.

"Secara teknis, pencapaian ini akan sangat mengurangi efektivitas sistem pertahanan musuh. Dari 100 rudal yang diluncurkan, kemungkinan hanya kurang dari lima yang bisa dicegat," kata Dehghan melanjutkan.

Rudal Qasim Basir diklaim memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam menghantam target. Selain itu, rudal Iran ini mampu mengatasi peperangan elektronik, serta dirancang agar sulit dideteksi oleh radar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semua keunggulan tersebut menjadikan rudal Iran ini sebagai ancaman signifikan, bagi pihak yang mencoba mengintervensi wilayah atau kepentingan Iran.

Peluncuran ini menandai babak baru dalam persaingan teknologi militer di kawasan Timur Tengah, yang semakin memanas. Seiring meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat.

Menkeu AS, Scott Bessent.

'Economic D-Day' untuk Iran Dimulai

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent mengaku negaranya sedang memasuki operasi "Economic D-Day" untuk melumpuhkan kemampuan militer dan nuklir Iran.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut