Canggih, Polisi Bisa Tilang Pakai Handphone

Polisi melakukan pengalihan arus lalu lintas terkait dengan demo buruh.
Polisi melakukan pengalihan arus lalu lintas terkait dengan demo buruh.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Sherly (Tangerang)

VIVA – Pihak polisi lalu lintas di Indonesia, khususnya Jawa Tengah terus berinovasi untuk mengembangkan tilang elektronik atau ETLE, kini pihak Korlantas Polri sedang mengembangkan program ETLE dengan basis handphone.

Nama inovasi tereebut adalah ETLE Mobile, dengan adanya program tersebut nantinya petugas di lapangan bisa mendapatkan pelanggar lalu lintas yang tak terjangkau kamera statis.

Menurut Kompol Muhammad Adiel Aristo, Kasigar Subdit Gakum Ditlantas Polda Jawa Tengah mengungkapkan, Polda Jawa Tengah saat ini sudah menggunakan mekanisme tilang ETLE mobile ini. Di mana, polisi yang berpatroli akan memotret pelanggar lalu lintas menggunakan 'handphone' yang terhubung dengan aplikasi Mobile Sigap dan Go-Sigap.

"Mekanismenya seperti ini, ketika personel petugas Polantas sedang berpatroli berboncengan dengan sepeda motor, petugas yang di belakang melakukan hunting pelanggaran lalu lintas dengan menggunakan alat khusus mobile go-sigap ini," bilang Kompol Muhammad Adiel dikutip VIVA Otomotif dari video NTMC Channel, Senin 23 Mei 2022.

Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya menjelaskan sistem tilang elektronik kepada warga saat Grand Launching Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di kawasan Bundaran HI, Jakarta

Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya menjelaskan sistem tilang elektronik kepada warga saat Grand Launching Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di kawasan Bundaran HI, Jakarta

Photo :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Lebih lanjut Kompol Muhammad Adiel menjelaskan, nantinya petugas di lapangan setelah memfoto pelanggaran, sevara otomatis foto atau gambar langsung terkirim ke back office atau admin, yang berada di kantor.

"Jenis-jenis pelanggaran lalu lintas yang dapat difoto menggunakan ETLE Mobile, melalui aplikasi Go-Sigap ini, ialah pelanggaran yang kasat mata, seperti tidak menggunakan helm, kemudian tidak menggunakan spion, nomor polisi atau TNKB tidak sesuai dengan aturan, dan masih banyak pelanggaran-pelanggaran kasat mata lainnya," beber Kompol Muhammad Adiel.