Vespa vs Emas, Mana Lebih Cuan di 2026?

Warna Baru Vespa LX 150 Terbaru
Sumber :
  • VIVA/Muhammad Thoifur

Jakarta, VIVA – Dalam dunia investasi, emas selama ini dikenal sebagai aset safe haven yang relatif stabil dan tahan terhadap gejolak ekonomi. Namun di kalangan pecinta otomotif, ada “aset alternatif” yang kerap dianggap punya karakter unik, yakni Vespa matik.

img_title Bukan Cuma Orang yang Belum Punya Motor, Ini Incaran Baru Pabrikan

Berbeda dengan kebanyakan kendaraan yang nilainya terus menyusut, Vespa justru menunjukkan tren yang tidak biasa. Dalam beberapa kasus, harga jual kembalinya cenderung stabil, bahkan bisa lebih tinggi dari harga beli awal, tergantung kondisi dan varian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini menjadi kontras jika dibandingkan dengan mobil listrik. Dalam dua tahun, nilai jual kendaraan listrik bisa turun cukup dalam. Sementara Vespa, terutama model seperti Sprint 150 dan Primavera, justru hanya mengalami koreksi tipis.

img_title Sama-sama Motor Matik, Pajak Honda BeAT dan Yamaha Mio Ternyata Berbeda

Dari penelusuran VIVA Otomotif, Senin 6 April 2026, salah satu faktor utama yang menjaga harga Vespa tetap kuat adalah kenaikan harga unit baru dari waktu ke waktu. Strategi penetapan harga yang konsisten membuat harga bekasnya ikut “terangkat”.

Sebagai gambaran, Vespa Sprint yang dibeli sekitar tahun 2022 dengan harga Rp51 juta, kini dalam kondisi bekas masih bisa dipasarkan di kisaran Rp45 juta hingga Rp47 juta. Apalagi jika harga barunya sudah naik mendekati Rp58 juta, maka selisih depresiasinya tergolong kecil.

img_title Berawal dari Senggolan dengan Mobil Lain, Avanza Berujung Tabrak Pemotor hingga Tewas di Kembangan

Kondisi ini berbeda dengan skutik pada umumnya yang cenderung mengalami penurunan nilai lebih cepat dalam periode yang sama. Faktor brand image, desain ikonik, serta positioning Vespa sebagai produk gaya hidup turut berperan besar.

Jika dibandingkan dengan emas, masing-masing memiliki karakter berbeda. Emas dikenal memiliki likuiditas tinggi dan nilainya dipengaruhi oleh harga komoditas global. Sementara Vespa memiliki nilai guna karena bisa digunakan untuk mobilitas harian, dengan pasar yang tetap aktif.

Meski begitu, harga Vespa bekas tidak sepenuhnya stabil tanpa faktor pendukung. Kondisi fisik unit, kelengkapan surat, hingga riwayat penggunaan tetap menjadi penentu utama dalam menentukan harga jual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, ada faktor lain yang membuat harga Vespa bisa melonjak, yaitu warna dan edisi khusus. Beberapa warna tertentu seperti kuning cerah atau abu-abu doff kerap diburu kolektor.

Selain itu, model edisi terbatas hasil kolaborasi juga memiliki daya tarik tersendiri. Unit dengan karakter unik dan jumlah terbatas bahkan bisa dijual lebih tinggi dari harga barunya, tergantung permintaan pasar.

Honda CRF1150L Africa Twin

Honda Africa Twin Terbaru Punya Fitur Keselamatan Mirip Mobil Premium

Honda Africa Twin 2027 dibekali radar depan dan belakang yang bisa mendeteksi blind spot, memperingatkan risiko tabrakan, hingga menjaga jarak dengan kendaraan di depan.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut