Peneliti Sarankan Hapus Polisi Tidur, Ada Apa?

Iring-iringan Lamborghini lintasi polisi tidur.
Sumber :
  • Rushlane

VIVA.co.id – Angka pencemaran udara di dunia naik seiring dengan makin banyaknya kendaraan bermotor yang digunakan oleh penduduk dunia.

img_title Sering Tak Disadari, Ini Bahaya Menabrak Polisi Tidur bagi Dudukan Mesin Motor

Untuk mengatasi hal tersebut, banyak langkah yang sudah dilakukan, mulai dari melahirkan teknologi mesin rendah emisi hingga penerapan standar Euro untuk mesin dan bahan bakar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, hal itu dirasa belum cukup oleh badan pemerhati kesehatan lingkungan di Inggris, yaitu National Institute for Health and Care Excellence (NICE).

img_title Susahkan Pengendara Lewat, Polisi Tidur Viral di Klaten Akhirnya Dibongkar

Dilansir dari Autoexpress, Selasa 6 Desember 2016, NICE melakukan penelitian terhadap apa saja yang berkontribusi pada pencemaran udara. Termasuk salah satunya polisi tidur atau speed bump.

Menurut hasil penelitian NICE, kebiasaan pengemudi menginjak dan melepas pedal gas saat melewati polisi tidur membuat penggunaan bahan bakar menjadi lebih boros. Efeknya, emisi karbon yang dikeluarkan kendaraan jadi lebih banyak.

img_title Tidak Izin Buat Polisi Tidur, Pria Dikeroyok dan Ditusuk Pengurus RT

Itu sebabnya, mereka menyarankan kepada pemerintah Inggris untuk mempertimbangkan menghapus polisi tidur. Tentu saja, harus ada solusi pengganti agar pengemudi tidak seenaknya melintas di jalur tersebut dengan kecepatan tinggi.

Solusi yang ditawarkan NICE adalah menerapkan aturan batasan kecepatan. Aturan ini sebenarnya sudah banyak dipraktikkan di negara-negara maju, hanya saja angkanya dianggap belum sesuai.

NICE menyarankan, pada area yang ada poldur diterapkan batas kecepatan 32 kilometer per jam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khusus untuk pertemuan antara dua jalan atau lebih, batas kecepatan ditetapkan sebesar 80 km per jam. Angka itu akan semakin kecil, seiring dengan bertambah dekatnya pertemuan antara dua jalan tersebut.

Hal ini dirancang agar arus lalu lintas terus mengalir dan tidak berhenti. Jika banyak kendaraan yang berhenti karena terjebak macet, maka mesin akan menggunakan bahan bakar lebih banyak.

Lalu Lintas Jakarta

Banyak yang Lupa, Segini Batas Kecepatan di Jalan Raya Indonesia

Mengendarai mobil di jalan raya tidak hanya soal bisa mengikuti arus lalu lintas. Pengemudi juga perlu mengetahui batas kecepatan yang berlaku secara resmi.

img_title
VIVA.co.id
18 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut