Sok Keren Pakai Lampu Strobo, Ini Bahayanya

Mobil nekat pasang Sirine dan rotator
Sumber :
  • VIVA/ Stella

VIVA.co.id – Hingga saat ini masih banyak pengguna mobil memasang lampu strobo atau rotator di bagian depan kendaraannya dengan dalih sebagai aksesori tambahan. Namun, pemasangan lampu itu justru merugikan sang pemilik dan pengguna jalan lainnya.

img_title Sering Dianggap Sepele, Berhenti di Titik Ini Bisa Ditilang Rp500 Ribu

Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto mengatakan bahwa pemasangan lampu strobo pada kendaraan membahayakan keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Strobo itu kan lampu yang cukup menyilaukan dan cukup membahayakan," kata Budiyanto kepada VIVA.co.id di Jakarta, Rabu 27 September 2017.

img_title Sering Belok Mendadak? Siap-siap Kena Tilang Rp250 Ribu

Menurut dia, setiap tindakan pengguna atau pengemudi kendaraan bermotor yang mengganggu keamanan dan ketertiban lalu lintas, maka petugas kepolisian tak segan-segan untuk menindak para pelanggar.

"Kalau dalam aturan bahwa setiap pengemudi kendaraan bermotor tidak boleh memasang perlengkapan yang dapat membahayakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas," ujarnya.

img_title Modifikasi Pelat Nomor Bukan Cuma Soal Tilang, Ini Risiko Saat Tabrak Lari

Bagi pengguna mobil yang nekat memasang lampu strobo pada kendaraannya, maka sesuai Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, akan dikenakan sanksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Pasal 287 ayat 4 UU LLAJ, disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar ketentuan mengenai penggunaan atau hak utama bagi kendaraan bermotor yang menggunakan alat peringatan dengan bunyi atau sinar dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

"Pidananya kurungan satu bulan dan atau denda paling banyak Rp250 ribu," kata dia. 

Ilustrasi tilang

Sudah Ada ETLE, Apakah Tilang Manual Masih Dibutuhkan?

Tilang manual dinilai masih dibutuhkan secara selektif untuk menindak pelanggaran berat yang tidak dapat terpantau kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE)

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut